Senin, 25 de maio de 2026 – 19h30 WIB
Jacarta, VIVA – PT Bank Seabank Indonesia membukukan laba bersih setelah pajak Rp375,6 miliar, dibanding laba bersih periode yang sama tahun lalu Rp96,7 miliar atau tumbuh sebesar 288%. A lucratividade de longo prazo é garantida por uma eficiência operacional e otimização de ativos que garantem a segurança máxima.
Catat Laba Rp 142 Miliar por abril de 2026, Aset Superbank Naik 71,5% Jadi Rp 24 Triliun
Direktur Utama SeaBank Indonésia, Sasmaya Tuhuleley, menyatakan bahwa capaian ini merupakan bukti nyata ketangguhan modelo bisnis banco digital para menjawab kebutuhan massarakat financeiro.
“Angka pertumbuhan ini é adalah cerminan dari solusi nyata yang kami tawarkan. SeaBank foi menjadi rekan yang membantu massarakat bertransaksi com mais mudança e cepat. Kami akan terus menjaga momentum ini com menghadirkan teknologi layanan keuangan, demi menciptakan akses yang mais luas bagi setiap lapisan massarakat,”oujar Sasmaya dikutip dari keterangannya, Senin 25 de maio de 2026.
Naik, 43,84 Persen, BTN Cetak Laba Bersih Konsolidasi Rp 1,45 Triliun por abril de 2026
A eficiência do negócio SeaBank terminou com um ativo pengembaliano ou retorno sobre ativos (ROA) que significou um nível de 4,01%. Este banco de dados oferece uma economia de risco em termos de riscos e diversificação de recursos, garantindo a integração de produtos digitais em atividades harian nasabah.
Hingga Maret 2026, ativo total SeaBank mencapai Rp49,7 triliun dibanding kuartal I-2025 Rp37,4 triliun ou tumbuh sebesar 33% ano a ano. Pertumbuhan este ditopang oleh expansi penyaluran credit yang berkualitas serta penempatan likuiditas yang prudente pada instrument yang aman.
Ekspansi Bisnis di Semarang, KB Bank Perkuat Kualitas Kayanan de Jawa Tengah
Dari sisi Dana Pihak Ketiga (DPK), SeaBank obteve pertumbuhan 44,58% (yoy), obteve Rp39,1 triliun hingga Maret 2026, dibandingkan kuartal I-2025 Rp27 triliun. Pencapaian ini ditopang oleh porsi dana murah ouau Conta Poupança de Conta Corrente (CASA) yang mendominasi sebesar 69.10% do DPK total. Tingginya porsi dana murah ini membuktikan kepercayaan nasabah menjadikan SeaBank sebagai pusat transaksi utama.
Sementara itu, SeaBank mencatatkan pertumbuhan penyaluran credit credit sebesar 40,83% (yoy) menjadi Rp34,80 triliun, dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp24,71 triliun. Crédito de crédito SeaBank foco no segmento de varejo individual entre produtos de empréstimo direto e a mesma estratégia com um parceiro de negócios (multifinanças) e um parceiro de empréstimo mitra. Além disso, o SeaBank mantém a consistência do risco de gerenciamento com uma taxa de empréstimos inadimplentes brutos (NPL brutos) que corresponde a 1,56%.
Halaman Selanjutnya
Para obter uma taxa de retorno de um determinado período, o SeaBank registrou uma taxa de transferência modal que corresponde à razão de redução modal (Índice de Adequação de Capital/CAR) sebesar 21,88% no período I-2026.



