Início Notícias Klaim Tes Kognitif Sempurna, Trump Justru Disindir Dokter Kenamaan Soal Kondisinya

Klaim Tes Kognitif Sempurna, Trump Justru Disindir Dokter Kenamaan Soal Kondisinya

16
0
Diteror Penembakan, Trump Tegaskan Tak Akan Uniforme Lawan Irã

Senin, 4 de maio de 2026 – 07:00 WIB

VIVA –Akhir April lalu, o presidente Donald Trump sempat menuliskan pernyataan di akun media social Truth terkait dengan kecerdasan otaknya. Durante este período, ele se tornou conhecido por ter nilai sempurna em seu conhecido sambil menyindir presidente terdahulunya, Barack Obama e Joe Bidden.

img_title

Trump Tuai Kritik Usai Aksi Kontroversial Tiru Atlet Transgender Saat Pidato na Flórida

“Siapapun yang mencalonkan diri sebagai presidin dan wakil presiden seharusnya diwajibkan menjalani tes kognitif sebelum ikut dalam Pemilu! Dengan begitu kita tidak akan terkejut melihat orang seperti Barack ‘Hussein’ Obama ou Sleepy Joe Biden bisa TERPILIH. Negara kita pasti akan jauh lebih baik! Saya sudah mengikuti tes tiga kali selama masa jabatan saya (TIGA KALI) sebagai presidente saya lulus sempurna di tiga kali tes tersebut yang bahkan untuk satu kali tes saja menurut dokter sangat jarang terjadi!,” tulis Trump.

Unggahan Trump tersebut sempat menjadi sorotan ahli jantung sekaligus analis medis utama CNN, Dr. Dalam unggahannya, Reiner mengatakan sepakat comngan pernyataan tersebut.

img_title

Cuma Satu Bulan! Irã Kasih Waktu AS Akhiri Blokade Selat Hormuz

“Saya sangat setuju, siapapun yang mencalonkan diri sebagai presidin harus menjalani pemeriksaan medis menyeluruh termasuk tes kognitif dan psikiatri sebelum pemilu. Saya juga berpendapat presidin seharusnya wajib menjalani evaluasi pemeriksaan seperti itu setiap tahunnya dan hasilnya diserahkan ke Congress”, tulis dokter tersebut.

Namun di akhir pernyataannya, Reiner menyinggung kalau Trump sudah melewati jadwal pemeriksaan tahunannya, apalagi setelah Trump membuat serangkaian unggahan yang dinilai tidak biasa pada Kamis lalu.

img_title

Que merda! Irã Kasih Opsi ke AS: Operasi Militer Mustahil ou Kesepakatan Buruk

“Ngomong-ngomong presidente sudah melewati jadwal pemeriksaan tahunannya”, sentil cantou dokter.

Pernyataan Reiner tersebut langsung mendapat critik dari pihak Gedung Putih. Dia menyingung bahwa Reiner merupakan simpatisan dari Partai Demokrat. Sehingga tak heran jika dokter jantung tersebut merikan pernyataan ‘omong kosong’ soal Trump.

“Kalau terdengar seperti bebek bisa jadi itu memang hanya dokter partidário do kubu Demokrat. O presidente Trump é o presidente paling tajam, paling mudah diakses e paling energik dalam sejarah Amerika. Siapapun yang mengaku profissional medis tapi membuat diagnóstico sembarangan ou spekulasi demi kepentingan politik jelas melanggar sumpah Hipoktrates,” kata Juru Bicara Gedung Putih, Davis Ingle saat dimintai keterangan.

Halaman Selanjutnya

Pemeriksaan kesehatan tahunan terakhir Trump dilakukan em 11 de abril tahun lalu.Dua hari setelahnya, em 13 de abril de 2025, dokter Gedung Putih Sean Barbabella merilis laporan hasil pemeriksaan tersebut, yang mencakup tes diagnostik, laboratório pemeriksaan, serta consulttasi dengan 14 médico especialis.

Halaman Selanjutnya

Fuente