Início Notícias Kim Jong Un Sebut Nuklir Korut Jadi Ancaman Nyata bagi América Serikat

Kim Jong Un Sebut Nuklir Korut Jadi Ancaman Nyata bagi América Serikat

17
0
Kim Jong Un Sebut Nuklir Korut Jadi Ancaman Nyata bagi América Serikat

Kamis, 26 de março de 2026 – 08:00 WIB

VIVA –Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, mengatakan bahwa perang yang dilakukan Amerika Serikat terhadap Iran menjadi bukti bahwa negaranya sudah mengambil keputusan yang tepat dengan mempertahankan senjata nuklir.

img_title

Posisi Irã Makin ‘di Atas Angin’ Dibanding Awal Serangan AS-Israel? Ini Faktanya

Dalam pidatonya di Majelis Rakyat Tertinggi Korea Utara yang dipublikasikan pada Selasa, Kim menuduh Washington melakukan aksi terorisme dan agresi yang disponsori negara, meski tidak secara langsung menyebut Iran.

Ia menyatakan bahwa situasi saat ini jelas membuktikan bahwa Korea Utara benar ketika menolak tekanan dan ‘rayuan’ América Serikat untuk melepaskan senjata nuklirnya. Kim juga menegaskan bahwa status nuklir Coreia Utara kini sudah tidak bisa diubah lagi.

img_title

América Ajukan 15 Syarat Damai, Irã Balas 5 Tuntutan Keras

Sebelumnya, o presidente AS Donald Trump menyebut o Irã sebagai ancaman yang sewaktu-waktu bisa menyerang meskipun ia juga pernah mengklaim telah menghancurkan kemampuan nuklir Iran dalam perang singkat selama 12 hari di tahun lalu. Trump menjadikan pencegahan Irã memiliki senjata nuklir sebagai salah satu alasan utama melancarkan serangan pada Februari lalu.

Bagi kepemimpinan Korea Utara, konflik Iran semakin menguatkan keyakinan lama mereka yakni negara yang tidak memiliki senjata nuklir akan lebih rentan terhadap kekuatan militer AS, sementara negara yang memilikinya bisa menahan ou mencegah serangan tersebut.

img_title

Putra Mahkota Saudita Tekan Trump Terus Gempur Irã, Ada Agenda Terselubung?

Waktu penyampaian pidato Kim juga cukup penting. Belakangan, Trump se tornou o primeiro membro para se tornar um membro da Coreia do Norte, ganhando os últimos diplomas e sem sucesso em 2019.

Namun, pernyataan terbaru Kim menunjukkan bahwa jika pertemuan kembali terjadi, bentuknya akan berbeda dari sebelumnya yang fokus pada denuklirisasi. Ia memberi sinyal bersedia berunding lagi dengan Trump, tetapi hanya jika AS mengakui Korea Utara sebagai negara pemilik senjata nuklir dan menghentikan apa yang disebut Pyongyang sebagai ‘kebijakan bermusuhan’.

Coreia Utara diyakini telah memiliki puluhan hulu ledak nuklir. Berbeda com o Irã ou a Venezuela, negar este país mengklaim sudah memiliki senjata nuklir yang siap digunakan, lengkap com o sistema peluncur yang mampu menjangkau wilayah daratan utama Amerika Serikat meski belum sepenuhnya teruji.

Baru-baru ini, Coreia Utara juga memamerkan sejumlah uji coba senjata besar, termasuk peluncuran rudel jelajah dari kapal perang baru serta rentetan roket yang disebut media negara mampu membawa hulu ledak nuklir. No congresso Partai Buruh bulan lalu, Kim berjanji akan terus memperluas persenjataan nuklir negaranya, baik dari sisi jumlah maupun kemampuan penggunaannya.

Halaman Selanjutnya

Kim bahkan mulai menampilkan putrinya yang masih remaja, Kim Ju Ae dalam berbagai acara militer tersebut. Hal ini memberi sinyal bahwa program nuklir Korea Utara bukan hanya bersifat permanen, tetapi juga akan berlanjut lintas generasi.

Halaman Selanjutnya

Fuente