Rabu, 10 de junho de 2026 – 15h43 WIB
Jacarta, VIVA – Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan e Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian mengajak para pingurus e kader PKK memahami pentingnya literasi keuangan di tingkat keluarga. Menurutnya, kemampuan tersebut diperlukan agar massarakat mampu memilah informasi serta mengelola keuangan secara bijak dan tepat guna.
Menko Airlangga Tegaskan Kenaikan BI Rate Untuk Jaga Stabilitas Ekonomi
“Mudah-mudahan dengan literasi ini, pemahaman ini, kita bisa menambah wawasan agar kita bisa juga menyesuaikan ini dengan informasi-informasi tentang keuangan yang ada saat ini,” ujar Tri pada acara Edukasi Keuangan Bagi Perempuan dalam Rangka Bulan Literasi Keuangan Tahun 2026 di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jacarta, Selasa (06/09/2026).
Tri menilai literasi keuangan merupakan fondasi penting bagi ketahanan keluarga dan massarakat. Com isso, para pingurus e kader PKK diharapkan memiliki bekal para menghadapi berbagai tantangan sekaligus memanfaatkan layanan keuangan secara ideal.
Rezeki Mulai Lancar, 3 Zodíaco Ini Akhirnya Keluar de Masalah Keuangan!
Ia bersyukur karena berdasarkan sejumlah survei, tingkat literasi keuangan massarakat terus mengalami peningkatan. Isso significa que o produto é vendido sem esforço e sem uso. Karena itu, Tri berharap kader PKK dapat berperan aktif mendukung upaya tersebut.
“Kita diharapkan Tim Penggerak PKK, ibu-ibu sebagai kader PKK menjadi garda terdepan dalam melakukan edukasi pada keluarga tentang pengelolaan keuangan rumah tangga, misalnya menabung, investasi, menghindari hutang consumer, melindungi keluarga dari praktik keuangan ilegal seperti pinjaman online ilegal dan investasi bodong”, disse Tri.
Complexo Tantangan Otonomi Daerah Makin, Kemendagri Kebut Desain Besar Penataan Daerah
Neste caso, Tri menyampaikan apresiasi kepada jajaran Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas colaboradoras em penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berharap edukasi serupa dapat diperluas hingga menjangkau jajaran TP PKK di daerah sehingga semakin banyak perempuan, khususnya para ibu, memiliki kemampuan literasi keuangan yang memadai.
“Banyak sekali, kader-kader PKK di seluruh Indonésia memerlukan edukasi literasi keuangan ini e akhirnya bisa menyampaikan bagaimana peluang-peluang terhadap keluarga e lingkungan sekitarnya”, disse Tri.
Sebagai agen pembangunan di tingkat keluarga, ungkap Tri, TP PKK memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan edukasi keuangan kepada berbagai kelompok e comunista. Oleh sebab itu, ia berharap ke depan TP PKK dapat menjalin Memorando de Entendimento (MoU) com OJK guna memperkuat edukasi pengelolaan keuangan keluarga di seluruh Indonesia.
Halaman Selanjutnya
“Kami PKK yang sudah berdiri 54 tahun e sudah mempunyai pengalaman yang luas dalam mengedukasi massarakat mulai dari masalah karakter, ketahanan ekonomi, ketahanan pangan, kesehatan, dan lain-lain, ini sangat mengharapkan dukungan dari OJK agar kami mempunyai silabus yang jelas, yang bagus, yang kemudian tujuan-tujuan dari OJK sendiri bisa tercapai dalam mengedukasi massarakat (dalam pengelolaan keuangan),” tandasnya.