Kemenkeu: Investasi Asing yang Masuk ke PFII Bakal Dijaga Agar Bisa Jangka Panjang

Senin, 20 de julho de 2026 – 19h37 WIB

Jacarta, VIVA – Kementerian Keuangan melalui Direktur Jenderal Stabilitas e Pengembangan Sektor Keuangan (SPSK), Herman Saheruddin menegaskan, pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) bertujuan untuk menarik investasi asing jangka panjang agar masuk ke Indonesia.

img_title

Sim Cuma Setor Keuangan, Purbaya Pastikan PFII Juga Perkuat Pembiayaan Setor Riil

Usai menghadiri Rapat Kerja antara Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) com Komisi XI DPR RI di Komplik Parlemen Senayan, Jacarta, Herman mengatakan bahwa pemerintah juga akan berupaya para menjaga agar investasi asing yang masuk ke Tanah Air itu bisa bertahan lama dan tidak mudah keluar.

“(PFII) biar PMA (Penanaman Modal Asing) itu masuk jangka panjang, enggak gampang masuk gampang keluar,” Kata Herman, Senin, 20 de julho de 2026.

img_title

Isi Lengkap RUU PFII Terungkap, DPR Bahas 10 Bab e 73 Pasal para Wujudkan Pusat Finansial Internasional RI

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Dia menjelaskan, investasi asing biasanya masuk ke Indonésia melalui pasar modal. No entanto, Herman mengatakan bahwa investasi asing yang masuk melalui pasar modal itu Biasanya juga sangat mudah kembali keluar.

img_title

Pemerintah e DPR Sepakati RUU PFII, Siap Disahkan de Rapat Paripurna Besok

Karenanya, pemerintah membentuk PFII yang akan menjadi Kawasan khusus, agar investidor como tertarik menanamkan modalnya para jangka panjang.

“Prinsipnya é um biar mereka bangun perusahaannya di sini, gitu,” ujarnya.

Komisi XI DPR RI e Pemerintah sepakat untuk membawa Rancangan Undang-Undang (RUU) no Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) duram mais tempo para disahkan menjadi UU melalui Pembicaraan Tingkat II ou Rapat Paripurna pada Selasa (21/7).

Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Pengambilan Keputusan RUU PFII pada Senin, setelah Panitia Kerja (Panja) mengadakan serangkaian rapat kerja bersama berbagai pihak sejak awal Juli ini.

No mesmo cenário, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan Indonésia tornou o setor mais importante, inovador, eficiente e integrado ao sistema internacional de tengah dinamika ekonomi global yang semakin complex.

Purbaya juga menyampaikan pembentukan PFII não foi ditujukan para aumentar as atividades do setor keuangan, tetapi juga para memperkuat pembiayaan setor riil.

Com o início, o PFII deve ser adquirido para obter um investimento elétrico que mencipa a perda de dinheiro e aumenta a economia de sementes. (Formiga).

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Bakal Diatur melalui PP, Purbaya cs Blak-blakan soal Kriteria Pajak 0 Persen PFII

Dalam Rapat Laporan Panja e Pengambilan Keputusan RUU PFII, Purbaya menyampaikan bahwa RUU PFII mencakup pengaturan fasilitas perpajakan guna menarik investasi.

img_title

VIVA.co.id

20 de julho de 2026

Fuente