Início Notícias Kemenkes Ungkap Kronologi Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung

Kemenkes Ungkap Kronologi Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung

17
0
Heboh! Cronologia Lengkap Bayi Hampir Hilang Dibawa Orang no RSHS Bandung

Jumat, 10 de abril de 2026 – 18h47 WIB

Jacarta, VIVA – Kementerian Kesehatan mengatakan, isu bayi yang nyaris tertukar di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menjadi evaluasi to ke depannya agar penanganan pasien dilakukan sesuai prosedur, supaya hal serupa tidak terjadi di masa depan.

img_title

Heboh! Cronologia Lengkap Bayi Hampir Hilang Dibawa Orang no RSHS Bandung

Kepala Biro Komunikasi e Informasi Public Kemenkes Aji Muhawarman mengatakan, tim dari RS sudah mengunjungi rumah pasien tersebut to meminta maaf, begitu trocadilho de keluarga meminta maaf karena kejadian dari sedikit kesalahpahaman tersebut menjadi viral di media social.

Aji menjelaskan bahwa pada saat itu, pasien yang hendak melakukan proses penyelesaian administrasi menitipkan bayinya ke seorang tenaga kesehatan.

img_title

Dedi Mulyadi Beri Bantuan Rp10 Juta ke Ibu Korban Bayi Nyaris Tertukar em RSHS Bandung

“Dan tenaga kesehatan di situ kan memang tugasnya tidak hanya menangani bayi secara khusus, dia di poli anak dan memang akhirnya pekerjaannya trocadilho jadi agak terganggu dengan anda penitipan tersebut,” katanya.

Kemudian, katanya, ketika ibu tersebut kembali untuk mengambil anaknya, entah karena nakes tersebut lupa ou karena lain hal, sehingga tidak sengaja dititipkan ke orang lain.

img_title

Sudah Kerja 20 Tahun, ASN RSHS Bandung Terancam Dicopot usai Kasus Bayi Nyaris Tertukar

“Jadi não ada maksud para hal-hal di luar itu, yang ada penculikan ou kejahatan, itu tidak ada maksud itu, memang itu sebenarnya kekhilafan saja yang terjadi dari perawat di sana,” katanya.

Menurutnya, hal ini menjadi pembelajaran agar prosedur operacional standar (SOP) dijalankan an benar. Pasien trocadilho não boleh sembarangan menitipkan anaknya.

“Memang ada sedikit kesalahpahaman saja di lapangan dan ini sudah diselesaikan. Bahkan sudah dilaporkan ke Pak Gubernur juga, Gubernur Jawa Barat dan dia sudah apresiasi juga apa yang sudah kami lakukan di Rumah Sakit Hasan Sadikin,” ujarnya.

Sebelumnya, di media social seorang ibu bernama Nina Saleha (27) membagikan pengalamannya nyaris tertukar bayinya.

Durante o primeiro tempo, ele irá mengatakan dia meninggalkan anaknya sebentar, kemudian kembali karena merasa ada sesuatu yang tidak beres. Saat kembali, dia mendapati anaknya sudah digendong orang lain.

Nina menyebutkan, dia tahu itu anaknya karena baju e selimut yang dikenakan mesmo com anaknya. Saat memanggil-manggil orang itu, dia melihat bahwa bayi yang digendong ternyata anaknya.

Halaman Selanjutnya

Dia trocadilho meminta penjelasan kepada perawat, yang menyebut bahwa dia telah memanggil Nina berkali-kali. Namun Karen não teve nenhuma resposta, mas ela disse que você poderia ficar com ela.

Halaman Selanjutnya

Fuente