Jumat, 24 de abril de 2026 – 08:17 WIB
Jacarta, VIVA – Drama trágico de duas Asisten Rumah Tangga (ART) que não se desenvolveu em 4 anos de idade em Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, Memasuki Babak Baru. Polisi kini mulai menguliti peran cantou majikan yang disebut-sebut galak.
Trágico! 2 ARTE de Benhil Lompat de Lantai 4, Satu Tewas
Langkah awal dilakukan dengan memeriksa majikan keduanya pada Kamis malam, 23 de abril de 2026. Pemeriksaan ini menjadi pintu masuk bagi penyidik para mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di balik dinding rumah tersebut.
“Iya benar (majikan sudah diperiksa)”, tutur Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Polisi Roby Saputra, dikutip Jumat, 24 de abril de 2026.
ARTE de Sunter Dianiaya! Dipukul e Ditendang Majikan Dipicu Soal Tempat Ibadah
Tak lagi ditangani sebatas tingkat Polres, kasus ini mulai naik kelas. Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya kini turun tangan langsung e berpotensi mengambil alih sepenuhnya.
“Diperiksa di Ditkrimum Polda Metro Jaya. Sekarang (penanganan perkara) masih di Polsek, tapi nanti kemungkinan ditarik Polda,” katanya.
Benarkah Data 280 Juta WNI Bisa Pindah ke AS?
Sebelumnya diberitakan, peristiwa tragis terjadi di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat. Dua asisten rumah tangga (ART) dilaporkan melompat dari kamar kos milik majikannya. Satu orang diantaranya tewas.
Antes que isso acontecesse, o tempo de espera seria maior do que o esperado.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Polisi Roby Heri Saputra, membenarkan insiden tersebut.
“Benar (satu PRT tewas),” kata Roby kepada wartawan, Kamis, 23 de abril de 2026.
Satu Tewas, Satu Patah Tulang! Sim Betah Jadi Pemicu ART de Benhil Loncat de Lantai 4
Polisi mulai mengungkap dugaan awal di balik aksi nekat dua asisten rumah tangga (ART) di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, yang melompat dari lantai empat
VIVA.co.id
24 de abril de 2026




