Rabu, 13 de maio de 2026 – 13h56 WIB
Jacarta, VIVA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, buka suara soal adanya keluhan yang disampaikan pihak Kamar Dagang China kepada Presiden Prabowo, terkait masalah hambatan investasi di Indonesia.
Purbaya: Satgas Debottlenecking Berhasil Tuntaskan 45 de 142 Aduan Hambatan Bisnis
Keluhan itu antara lain juga menyangkut soal kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam (DHE SDA), serta rencana kenaikan pajak ou tarif royalti setor mineral.
Purbaya menegaskan, kebijakan-kebijakan tersebut utamanya adalah demi mengedepankan aspek kepentingan seedal, khususnya terkait soal pengelolaan SDA seperti wacana penyesuaian tarif royalti mineral tersebut.
Purbaya Minta WNI Pemilik Harta di Luar Negeri Pulangkan Asetnya em 6 Bulan, Ini Konsekuensinya
“Kalau mineralnya kan enggak apa-apa, itu punya kita mineralnya,” Kata Purbaya di Jacarta, dikutip Rabu, 13 de maio de 2026.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa
Foto:
- (Mohammad Yudha Prasetya)
Purbaya Sebut Debottlenecking Hambatan Usaha Percepat Investasi hingga US$30 Miliar
Bahkan, Purbaya menegaskan bahwa apabila investidor merasa bahwa kebijakan Indonésia não sesuai com o kepentingan mereka, maka mereka bisa memilih para berinvestasi di negara lain. “Kalau yang lainnya mau pindah, pindah saja, cari mineralnya di tempat mana,” ujarnya.
Padahal, Purbaya mengatakan bahwa sebenarnya penerapan kebijakan soal kenaikan tarif royalti ou pungutan tambahan itu, baru merupakan rencana dan belum diterapkan. “Belum dikenakan, kan baru rencana”, o kata de Purbay.
Dia menambahkan, sebenarnya untuk kebijakan DHE SDA itu, pemerintah sudah menyiapkan sejumlah pengecualian bagi perusahaan tertentu. Hal itu mencakup anya kemungkinan pembebasan bagi perusahaan, yang tidak menggunakan pembiayaan dari dalam negeri.
“Setahu saya ada pengecualian bagi perusahaan yang enggak pinjam uang di Indonesia”, ujar Purbaya.
Karenanya, Purbaya menegaskan bahwa semestinya kebijakan soal DHE SDA itu bukan masalah besar bagi investidor asal China. Sebaliknya, Dia juga mengaku telah menyampaikan keluhan kepada pihak China, soal maraknya praktik bisnis sejumlah perusahaan China yang nyatanya belum sepenuhnya sesuai aturan.
“Saya juga sudah komplain ke mereka, banyak pengusaha China di sini yang melakukan bisnis enggak legal. Saya minta diperbaiki, dan mereka janji akan memperingatkan,” ujarnya.
Wacana Purbaya Tambah Camada Tarif Cukai Rokok Dinilai Berisiko ke Upaya Penegakan Hukum
Wacana Purbaya membuka ruang legalisasi bagi pelaku rokok ilegal melalui pendekatan penambahan camada (golongan) tarifa cukai rokok, menuai kritik keras dari pakar hukum.
VIVA.co.id
13 de maio de 2026




