Kamis, 23 de julho de 2026 – 20h40 WIB
VIVA – Jonatan Christie memilih para tidak membebani dirinya com target tinggi pada ajang China Open 2026. Pebulu tangkis tunggal putra Indonésia itu ingin tampil lebih lepas demi menemukan kembali performa terbaiknya setelah melalui algunsapa hasil kurang memuaskan dalam turnamen sebelumnya.
Sempat Tertekan, Rachel/Febi Bangkit Drama e Rebut Tiket Perempat Final China Open 2026
Jojo, sapaan akrab Jonatan, mengaku fokus utamanya di turnamen BWF Super 1000 tersebut adalah menikmati setiap pertandingan yang dijalani. Ia berharap penampilannya terus membaik secara bertahap sepanjang kometisi yang berlangsung di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou.
“Ekspektasi saya, ingin menikmati main saja sih. Membalikkan permainan yang kemarin di Indonesia Open dan sebelumnya”, disse Jojo dikutip PBSI.
Fajar/Fikri Melaju Mulus ke Perempat Final China Open 2026, Waspadai Tantangan Ganda Coreia
Langkah Jonatan no China Open 2026 berlanjut ke babak perempat final setelah melewati duel sengit versus tunggal putra Singapura, Loh Kean Yew. Sempat kehilangan gim pertama, pemain peringkat empat dunia itu mampu bangkit dan mengamankan kemenangan lewat skor 12-21, 21-6, 21-13.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Jojo para membangun kembali kepercayaan dirinya. Eu menilai masih ada algumas perguntas sobre o que fazer, mas namun mulai melihat perkembangan positif dalam penampilannya.
Rehan/Gloria Blak-blakan Ungkap Biang Kerok Tersingkir no China Open 2026, Bukan Cuma Soal Lawan
Menurut Jonatan, salah satu tantangan yang harus dihadapinya dalam pertandingan tersebut adalah kondisi lapangan comngan hembusan angin yang cukup kencang. Situasi itu membuatnya harus lebih cepat melakukan penyesuaian strati.
“Di gim pertama, saya coba alguns kali melihat kondisi dan tes algunsapa kali ternyata banyak yang keluar bolanya. Jadi, saya langsung memutuskan kalau sampai ke gim ketiga harus lebih agresif saat awal. Puji Tuhan, berjalan sesuai rencana e lebih nyaman ketika berbalik setelah interval,” imbuh Jojo mengenai pertandingan tersebut.
Jojo mengungkapkan bahwa dari sisi permainan, dirinya mulai menemukan kembali sentuhan terbaik, terutama dalam hal variasi pukulan serta menentukan keputusan saat berada dalam tekanan.
“Mungkin belum sampai ke titik yang diinginkan, tapi sedikit demi sedikit meningkat”, ujar Jojo.
Na última final do China Open 2026, Jonatan akan menghadapi tantangan berat dari tunggal putra tuan rumah, Victor Lai. Pertandingan tersebut diprediksi não pode mudar nada Lai memiliki catatan positif saat bertemu Jojo pada pertemuan terakhir.
Halaman Selanjutnya
Jonatan mengaku akan lebih waspada menghadapi pemain yang kini menduduki peringkat kedelapan dunia tersebut. Pasalnya, Victor Lai mampu membuat kejutan dengan mengalahkannya dua gim langsung pada final Indonesia Open 2026 yang berlangsung Juni lalu.