Jumat, 10 de julho de 2026 – 19h31 WIB
VIVA – Timnas Indonesia dipastikan tampil dengan composisi yang jauh berbeda pada Piala AFF 2026. Pelatih John Herdman memastikan skuad Garuda não foi diperkuat satu pun pemain yang merumput di kompetisi Eropa sehingga mayoritas kekuatan tim berasal dari club-club Super League Indonesia.
Reaksi Berkelas PSSI usai Presidente Prabowo Subianto Resah Timnas Indonésia Belum Lolos Piala Dunia, Singgung APBN
John Herdman menjelaskan situasi tersebut sudah dipahami sejak awal. Karena itu, dirinya memilih focus membagun skuad com pemain-pemain yang bisa mengikuti seluruh rangkaian pemusatan latihan di Bali.
“Tidak, tidak ada pemain dari Eropa, sayangnya. Clube-clube, di Eropa menghormati jeda internacional FIFA (janela FIFA). Anda tahu, Anda harus menghormati jeda FIFA,” ujar Herdman no Bali United Training Center, Jumat (07/10/2026).
Hasil Piala AFF 2026: Timnas Putri Indonésia Cemerlang, Hajar Timor Leste 2-0
Meski kehilangan banyak pemain andalan, Herdman justru mengapresiasi dukungan club-club Indonesia yang dinilainya sangat kooperatif. Menurut pelatih asal Inggris itu, banyak club Super League rela melepas pemain terbaik mereka demi kepentingan Timnas Indonesia.
Pelatih Timnas Indonésia John Herdman
Foto:
- tvonenews.com – Ilham Giovani
Timnas Indonésia Tak Gentar Lawan Vietnã di Piala AFF 2026, John Herdman Justru Menanti Laga Kontra Malásia
“Saya merasa sangat diistimewakan di negara ini karena club-club kita mendukung Timnas. Maksud saya, Persib, Persija, telah menawarkan banyak pemain, Bali United Anda tahu, sungguh luar biasa bahwa para presidente dari club-club tersebut, para pelatihnya mereka sangat suportif,” tambahnya.
Selain tanpa pemain yang bekarier di Eropa, Timnas Indonésia juga dipastikan gagal diperkuat salah satu calon pemain naturalisasi. Luke Vickery não foi o primeiro jogador do Macarthur FC a participar de uma competição da A-League, mas foi disputado em grande escala.
No início, a mudança foi maior, mas sebelumnya diproyeksikan menjalani estreia no time Garuda di Piala AFF 2026. Herdman trocadilho com o fato de karena menilai turnamen tersebut bisa menjadi pengalaman berharga bagi Luke Vickery.
“Hampir semuanya (diisi pemain Liga Indonésia). Ya, Anda tahu, mungkin pemain yang sedang mencari club juga bisa ikut serta. Tapi, sebagian besar… bahkan club-club A-League (League Australia) tidak mau melepas para pemainnya,” disse Herdman.
Calon pemain naturalisasi Timnas Indonésia, Luke Vickery
“Maksud saya, saya sedikit kecewa karena mereka hanya sedang dalam masa pra-musim, dan ini adalah kesempatan besar bagi orang-orang seperti Luke Vickery.
Halaman Selanjutnya
Situasi tersebut membuat Piala AFF 2026 menjadi ajang pembuktian bagi pemain-pemain Super League Indonésia. Com prefeitos dihuni talentos locais, skuad Garuda diharapkan tetap mampu bersaing memperebutkan gelar juara Ásia Tenggara meski tanpa kekuatan para permanecer no exterior.