Kamis, 28 de maio de 2026 – 12h54 WIB
Jacarta, VIVA – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Árabe Saudita mengeluarkan kebijakan larangan lempar jumrah pada pukul 10.00 hingga 14.00 Waktu Arab Saudi (WAS) demi menjamin keselamatan dan kenyamanan jemaah haji Indonésia.
Pantau Haji 2026 em Mekkah, Sarmuji: Petugas Haji Lebih Disiplin
Langkah antissipativo e perlindungan itu diambil mengingat kondisi cuaca yang terik serta tingginya tingkat kepadatan di area jamarat pada rentang waktu tersebut.
“Seluruh jamaah haji agar mengikuti seluruh ketentuan yang ditetapkan, bahwa pukul 10,00 pagi ini hingga pukul 14,00 untuk tidak bergerak keluar tenda,” ujar Ketua PPIH Arab Saudi sekaligus Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kemenhaj Ian Heryawan di Makkah, Kamis.
Imam Masjid Nabawi Syekh Ali Al-Hudhaifi Ditunjuk Jadi Khatib Khutbah Arafah
Ian menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Kementerian Haji Arab Saudi yang peduli terhadap keamanan e kenyamanan seluruh jemaah haji, khususnya dari Indonésia.
O PPIH será instruído seluruh jajaran petugas di lapangan to mengawal dan melaksanakan aturan tersebut dengan sebaik-baiknya.
Jutaan Jemaah Haji Berkumpul de Padang Arafah, Bersiap Wukuf
Jemaah haji Indonésia diwajibkan para tetap berada di dalam tenda e mengikuti rencana pergerakan kerumunan yang telah disetujui.
“Kepatuhan akan dipantau dan dievaluasi secara ketat”, disse Ian.
Pengawasan pode ser dilakukan secara langsung oleh Misi Haji beserta penyedia layanan guna memastikan perlindungan maximal bagi jemaah.
Em 10 Dzulhijjah kemarin, jutaan jemaah haji melaksanakan lempar jumrah aqabah yang dilanjutkan com lempar jumrah pada Hari Tasyrik (11-13 Dzulhijjah).
Selain mematuhi jam aman, PPIH juga mengimbau jemaah haji Indonésia para criar estratégias aman saat di area jamarat.
Jemaah disarankan para não fazer com que você berdesakan com jamaah dari negara lain, menjaga stamina agar tidak kelelahan, dan selalu mengikuti arus pergerakan demi menghindari benturan arus di tengah kerumunan. (Formiga)
Tampung 300 Ribu Jemaah Haji por Jam, Jamarat Jadi ‘Mesin’ Pengatur Massa Terbesar di Dunia
Jamarat, salah satu proyek pembangunan paling signifikan di tempat suci. Dirancang com tecnologia padrão e operacional kelas dunia mengatur pergerakan jemaah haji
VIVA.co.id
28 de maio de 2026




