Início Notícias Jemaah Calon Haji RI yang Dilaporkan Hilang Ditemukan Wafat di Makkah

Jemaah Calon Haji RI yang Dilaporkan Hilang Ditemukan Wafat di Makkah

48
0
Jemaah Calon Haji RI yang Dilaporkan Hilang Ditemukan Wafat di Makkah

Sabtu, 23 de maio de 2026 – 06:50 WIB

Meca, VIVA – Calon haji Indonésia asal embarques Jacarta-Pondok Gede (JKG) kloter 27 Muhammad Firdaus yang sebelumnya dilaporkan hilang telah ditemukan dalam keadaan wafat di Kota Makkah.

img_title

Legislador PDIP Desak Kemenhaj Cabut Izin KBIH yang Kaplingkan Tenda Jemaah Haji

“Berdasarkan laporan tim di lapangan dan koordinasi dengan otoritas árabes sauditas, Bapak Muhammad Firdaus diketemukan dalam keadaan wafat”, kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Haji e Umrah Moh. Hasan Afandi de Makkah, Jumat.

Kementerian Haji e Umrah Republik Indonésia menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Firdaus.

img_title

Komisi VIII DPR Kecam Pengkaplingan Tenda Haji, Negara Diminta Tindak Tegas!

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami segenap PPIH árabe saudita menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya kepada almarhum, dan memberikan kesabaran kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Hasan.

Hasan menyampaikan terima kasih kepada keluarga almarhum, Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Consulado, Jeddah, otoritas Arab Saudi, pihak rumah sakit Arab Saudi, petugas haji yang melakukan pencarian, serta seluruh massarakat Indonesia yang turut mendoakan selama proses pencarian berlangsung.

img_title

Wamenhaj Geram Tenda Jemaah Haji di Arafah Dikapling-kapling Oknum KBIH: Ilegal!

Ia menegaskan, pemerintah melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) árabe saudita akan menyiapkan badal haji bagi almarhum. Pelaksanaan badal haji tersebut akan dilakukan oleh petugas haji.

“Pemerintah melalui PPIH árabe saudita akan menyiapkan badal haji yang dilakukan oleh petugas haji bagi almarhum”, kata Hasan.

Pada kesempatan tersebut, Hasan juga mengajak seluruh jamaah dan petugas untuk meningkatkan kepedulian satu sama lain, terutama terhadap jemaah lansia, disabilitas, perempuan, serta jamaah dengan kondisi kesehatan tertentu.

Menurutnya, setiap jemaah e petugas perlu lebih peka apabila melihat anggota jemaah berjalan sendirian, tampak kebingungan, kelelahan, ou terpisah dari rombongan.

“Bila melihat anggota jemaah berjalan sendirian, tampak kebingungan, kelelahan, ou terpisah dari rombongan, segera sapa dan tanyakan kondisinya. Jika jemaah tersebut tidak mengetahui arah tujuan ou membutuhkan bantuan, antarkan ke petugas terdekat, pos layanan, ou laporkan pegue o setor de petugas e feche”, disse Hasan.

Hasan mengingatkan agar não membiarkan jamaah berjalan sendiri tanpa pendampingan, khususnya jemaah yang membutuhkan perhatian lebih. Kepedulian antarsesama dinilai sangat penting untuk mengurangi risiko jemaah tersesat ou terpisah dari rombongan.

Halaman Selanjutnya

“Jangan biarkan jamaah berjalan sendiri tanpa pendampingan. Kepedulian bapak dan ibu sekalian sangat penting untuk mengurangi kemungkinan jemaah tersesat ou terpisah dari rombongannya,” kata Hasan.

Halaman Selanjutnya

Fuente