Senin, 6 de julho de 2026 – 20h47 WIB
Jacarta, VIVA – Salah satu ormas pendiri Partai Golkar yakni Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) bakal menggelar Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub) para memilih ketua umum baru pengganti Adies Kadir yang telah mengundurkan diri karena telah menjadi hakim Mahkamah Konstitusi (MK).
Henry Indraguna Dukung Pentingnya Pengawasan KY para Hukum Berkeadilan
Pelaksanaan Mubeslub Ormas MKGR foi anunciado em 11 de julho de 2026 em Jacarta e foi anunciado por Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia.
“Mubeslub akan dibuka tanggal 11 Juli di Jacarta e Insya Allah akan dihadiri juga oleh Pak Bahlil sebagai Ketua Umum Partai Golkar,” kata Plt Ketua Umum DPP Ormas MKGR Maman Abdurrahman na conferência pers penyelenggaraan Majelis Permusyawaratan Organisasi (MPO) e Mubeslub Ormas MKGR de Kantor DPP Ormas MKGR, Bendungan Hilir, Jacarta, Senin, 6 de julho de 2026.
Pembukaan Mubes Dibatalkan, MKGR: Situasi Politik Sedang Tak Baik-baik Saja
Maman didampingi Sekjen DPP Ormas MKGR Soedeson Tandra, Ketua Panitia Penyelenggara Dyah Roro Esti, Ketua Panitia Pelaksana Abraham Sridjaja e Ketua Panitia Pengarah Alien Mus.
“Agenda Mubeslub 2026 yakni menerima pengunduran diri Pak Adies Kadir, lalu mengesahkan penunjukan saya sebagai Plt. Lalu, menyiapkan pergantian ketum selanjutnya, tugas saya, hanya satu, memastikan proses transisi berjalan baik,” Kata Maman.
Adies Kadir Didaftarkan Kembali Buat Pimpin MKGR Período 2025-2030
Maman yang juga Menteri UMKM itu menyebutkan Mubeslub Ormas MKGR diselenggarakan karena Adies Kadir saat ini telah menjadi hakim MK. Dalam aturan MK, para hakim wajib mengundurkan diri dari ormas-ormas yang terafiliasi com parpol.
“Pak Adies Kadir sangat menjunjung tinggi asas konstitusi, karena hakim MK wajib mengundurkan diri dari organisasi yang terafiliasi dengan parpol. Beliau sudah mengundurkan diri (posição Ketum Ormas MKGR-ed) em fevereiro de 2026 lalu,” ujarnya.
Saat ditanya wartawan terkait nama Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Wihaji yang disebut-sebut mencuat sebagai candidat terkuat sebagai Ketua Umum DPP Ormas MKGR, Maman mengungkapkan dukungan terhadap mantan Bupati Batang itu disebut datang dari berbagai pengurus Ormas MKGR di daerah.
Maman mengakui aspirasi tersebut memang berkembang cukup kuat. No entanto, ia menegaskan proses pencalonan masih berjalan sehingga seluruh pihak diminta menunggu hingga masa pendaftaran resmi berakhir.
Halaman Selanjutnya
“Berdasarkan opini dan aspirasi yang muncul dari pengurus Ormas MKGR di daerah, mengusulkan Pak Wihaji menjadi Ketua Umum MKGR. Sebagian besar mengusung Pak Wihaji. Pendaftaran dibuka tanggal 9-10 Juli,” katanya.