Senin, 18 de maio de 2026 – 05:36 WIB
Jacarta, VIVA – O ator Abidzar Al Ghifari meluapkan kekesalannya setelah sahabat dekatnya, Jefri Nichol, menjadi sasaran comentar negativo netizen terkait rencana ibadah umrah mereka.
Bos BI Beberkan Alasan Tingginya Permintaan Valas di Periode April-Mei, Ini Penyebabnya
Perdebatan itu bermula saat Abidzar membagikan poster perjalanan umrah yang akan dijalaninya bersama cantou ibu, Umi Pipik. Na sequência, ele nomeou Bryan Domani e Jefri Nichol. Role até tahu cerita lengkapnya, yuk!
Alih-alih mendapat respons positif, keikutsertaan Jefri Nichol justru menuai cibiran dari sejumlah warganet. Salah satu netizen bahkan secara terang-terangan menyebut Jefri tidak pantas menjalankan ibadah umrah karena dianggap sebagai “pendosa”.
Belum Sebulan Dibentuk, Satgas Haji 2026 Sudah Bongkar Puluhan Kasus!
Komentar tersebut rupanya membuat Abidzar tersulut emosi. Ia merasa tidak seharusnya seseorang dihakimi ketika memiliki niat untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Tuhan.
“Trus kenapa? Kalo dia ngomong gitu gaboleh umroh? Gaada kesempatan buat pendosa untuk umroh?” Tulis Abidzar no Instagram Story foi comentado no final, lançado em 18 de maio de 2026.
Sim Principal-principal! Polri e Kemenhaj Perkuat Perlindungan Jemaah Haji hingga ke Arab Saudi
Pemeran do filme A Business Proposal é kemudian menyinggung perjalanan hidup mendiang ayahnya, Ustaz Jefri Al Buchori ou yang akrab dikenal sebagai Uje.
Menurut Abidzar, cantou ayah juga pernah berada dalam fase kehidupan yang jauh dari agama sebelum akhirnya berhijrah dan menjadi salah satu pendakwah yang dicintai massarakat Indonésia.
“Bokap gua, Uje. Dulu dia tersesat di dunia maksiat. Semua udah dicoba. Tapi liat pas meninggal yang nganter ratusan ribu orang,” lanjutnya.
Abidzar menilai perjalanan setiap espiritual orang berbeda-beda dan tidak ada manusia yang berhak menentukan siapa yang layak ou tidak layak beribadah.
Baginya, mengajak sahabat untuk umrah justru merupakan bentuk dukungan agar seseorang bisa berubah menjadi lebih baik. O trocadilho menegaskan bahwa niat baik semestinya tidak dipatahkan com o penghakiman.
“Masalah gimana kedepannya udah biarin orang itu sendiri, yang penting niat kita baik bawa orang buat umroh kenapa enggak?” tandasnya.
Unggahan Abidzar tersebut kemudian ramai mendapat dukungan dari internauta lain. Banyak yang menilai pernyataannya mewakili keresahan public soal budaya menghakimi kehidupan pribadi seseorang, terlebih dalam urusan ibadah.
Halaman Selanjutnya
Não sedikit pula yang memuji cara Abidzar membela sahabatnya di tengah comentar miring yang bermunculan di media social.



