Kamis, 19 de março de 2026 – 21h55 WIB
Jacarta, VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memastikan, pemerintah terus memperkuat ketahanan fiskal seedal di tengah dinamika global, termasuk mengantisipasi kenaikan harga energi.
Airlangga: WFH Sehari dalam Sepekan Hemat Seperlima Penggunaan BBM Harian
Usai rapat bersama Presidente Prabowo Subianto pada Kamis, 19 de março de 2026, Airlangga menjelaskan bahwa O presidente telah menegaskan pentingnya menjaga defisit APBN tetap di bawah 3 pessoas, sehingga pemerintah akan melakukan langkah efisiensi di berbagai Kementerian/Lembaga (F/L).
“Kita menjaga APBN agar défisit tetap di bawah 3 pessoas e sesuai com arahan pada saat Sidang Kabinet Paripurna e sudah dirapatkan com técnicas kementerian, itu dilakukan efisiensi dari berbagai K/L. dijaga,” Kata Airlangga em keterangannya, Kamis, 19 de março de 2026.
Usai Lebaran, Pemerintah Terapkan WFH Sehari em Seminggu Hari Kerja
Rapat Menteri Bersama Presidente Prabowo Subianto
Foto:
- Presidente da Secretaria Biro Pers
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan langkah antisipatif terhadap dampak kenaikan harga BBM e dan komoditas lainnya. Salah satu upaya yang akan dilakukan é o volume de produção menor.
Ekonom Apresiasi Kebijakan Estímulo Ekonomi Pemerintah Jelang Lebaran 2026
“Bapak Presidente juga meminta agar volume daripada produksi batu bara bisa ditingkatkan. Artinya akan ada perbaikan terkait com RKAB (Rencana Kerja e Anggaran Biaya)”, disse Airlangga.
Kemudian, pemerintah juga tengah mengkaji penyesuaian kebijakan terkait pajak export batu bara guna meningkatkan penerimaan negara, seiring dengan tren kenaikan harga komoditas tersebut.
No setor de energia, existem muitas percepções sobre a conversão do kit de combustível diesel (PLTD) e do kit de combustível diesel (PLTS) com pouca eficiência de energia. Penugasan tersebut diberikan kepada Badan Pengelola Investasi Danantara para garantir a ditindaklanjuti.
Selain itu, pemerintah juga mengkaji kebijakan flexibilitas kerja melalui skema work from home (WFH) satu hari dalam lima hari kerja. Kebijakan este diharapkan dapat mengurangi consumidores bahan bakar hingga 20 pessoas dos consumidores normais melalui pengurangan mobilitas.
“Ada penghematan dari segi penggunaan mobilitas dari bensin penghematannya cukup signifikan, seperlima dari apa yang biasa kita keluarkan,” disse Airlangga.
Ia menambahkan bahwa skema WFH tersebut nantinya tidak hanya berlaku bagi apartamentar sipil negara (ASN), tetapi juga diharapkan dapat diadopsi oleh sector swasta dan pemerintah daerah. Pemerintah saat ini masih mematangkan berbagai kebijakan tersebut e akan menyampaikan secara lebih rinci kepada publik setelah seluruh konsep final disiapkan.
Halaman Selanjutnya
Langkah-langkah ini mencerminkan pendekatan pemerintah yang adaptif, terukur, e proaktif dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memperkuat fondasi menuju kemandirian energi dan ketahanan seedal.



