Início Notícias Israel Siapkan Serangan Mematikan de Tengah Aksi Irã Sita Kapal de Selat...

Israel Siapkan Serangan Mematikan de Tengah Aksi Irã Sita Kapal de Selat Hormuz

23
0
Israel Siapkan Serangan Mematikan de Tengah Aksi Irã Sita Kapal de Selat Hormuz

Jumat, 24 de abril de 2026 – 02:00 WIB

VIVA – Ketegangan geopolitik di kawasan Teluk saat ini tengah berada di titik rawan setelah Iran menunjukkan kekuatan milliternya di Selat Hormuz, jalur vital yang menjadi urat nadi distribusi energi dunia. Situasi ini bukan hanya soal konflik regional, tetapi juga berpotensi mengguncang stabilitas ekonomi global, termasuk harga minyak yang langsung merespons setiap eskalasi yang terjadi.

img_title

Tanpa Ampun! Irã Hukum Gantung Warganya yang Jadi Mata-mata Mossad

Dalam perkembangan terbaru, o Irã secara terbuka memamerkan operasi milliternya melalui rekaman yang disiarkan television seedal. No vídeo tersebut, pasukan komando bersenjata terlihat menaiki kapal kargo raksasa di tengah laut. Aksi dramatis itu menunjukkan bagaimana Teerã kini memperketat control atas Selat Hormuz, yang selama ini dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia.

Kapal yang menjadi alvo operasi disebut sebagai MSC Francesca. Dalam rekaman, pasukan bertopeng mendekati kapal menggunakan lancha, memanjat tangga tali, lalu masuk ke badan kapal sambil membawa senjata laras panjang. Selain itu, Irã juga mengklaim telah menguasai kapal lain bernama Epaminondas. Kedua kapal tersebut dituduh melintasi selat tanpa izin resmi dari otoritas Irã.

img_title

Pemerintah Turun Tangan Pastikan Timnas Irã Tampil di Piala Dunia 2026

Isso foi concedido a muitos diplomas no Irã e no Serikat da América. Harapan Washington para membuka kembali jalur pelayaran strategis itu melalui perundingan damai kini pupus, memperbesar risiko konflik terbuka.

Penampakan Kapal e Perahu di Selat Hormuz

Penampakan Kapal e Perahu di Selat Hormuz

img_title

Terpopuler: Jose Mourinho Kembali Latih Real Madrid, Timnas Italia Gantikan Irã di Piala Dunia 2026

Di sisi lain, situação de darat juga tak kalah mencekam. O sistema pertahanan udara em Teerã dilaporkan ativo menghadapi “target musuh” pada Kamis malam waktu setepat. Meski belum jelas apa yang menjadi sasaran, laporan tersebut langsung memicu lonjakan harga minyak dunia, menandakan betapa sensitifnya pasar terhadap perkembangan di kawasan ini.

Israel trocadilho tak tinggal diam. Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyampaikan peringatan keras bahwa negaranya siap kembali melancarkan serangan jika mendapat lampu hijau dari Amerika Serikat.

“Serangan kali ini akan berbeda dan mematikan, menghantam titik-titik paling sensitif dan memberikan pukulan yang meghancurkan,” disse Katz durante a transmissão da Reuters.

Ia bahkan menyebut bahwa target utama adalah pemimpin tertinggi Irã, sebuah sinyal bahwa eskalasi berikutnya bisa jauh lebih berbahaya dibanding sebelumnya.

Halaman Selanjutnya

Sementara itu, Irã bersikeras tidak akan membuka kembali Selat Hormuz selama Amerika Serikat masih memberlakukan blocke terhadap kapal-kapalnya. Teerã menilai langkah Washington tersebut sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata yang sebelumnya dicapai.

Halaman Selanjutnya

Fuente