Início Notícias Irã Pertimbangkan Keluar dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir

Irã Pertimbangkan Keluar dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir

17
0
Irã Pertimbangkan Keluar dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir

Minggu, 29 de março de 2026 – 13h30 WIB

VIVA – A mídia do Irã melaporkan kemungkinan negaranya bakal menarik diri dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT) sedan dibahas di Teerã.

img_title

Ini Daftar Negara yang Diberi Izin Lewati Selat Hormuz, Indonésia Dapat Lampu Hijau

Badan-badan pemerintah terkait, termasuk parlemen, saat ini sedang mempertimbangkan penarikan tersebut secara “mendesak,” menurut laporan kantor berita semi-resmi Irã, Agência de Notícias Tasnim.

Di akun media social X, Wakil Teerã Malek Shariati mengatakan bahwa “rencana darurat untuk mendukung hak nuklir” Irã memiliki tiga bidang utama.

img_title

Irã Peringatkan Negara Teluk: Jangan Izinkan Musuh Lancarkan Serangan dari Wilayah Anda!

Ele mencakup rencana keluar do NPT, pencabutan UU terkait implementasi kesepakatan nuklir Iran 2014, serta dukungan pada perjanjian internacional baru dengan negara-negara sehaluan, termasuk Shanghai dan BRICK yang terdiri from Brasil, Rusia, India, China, Afrika Selatan, dan lainnya.

Kemungkinan penarikan itu muncul di tengah siaga seluruh Kawasan sejak AS e Israel melancarkan serangan udara ke Iran pada 28 Februari, yang menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.

img_title

AS Bakal Rundingkan Kesepakatan Damai com o Irã Pekan Ini

Meskipun para análise mengatakan AS belum jelas dalam tujuannya dalam perang tersebut, Washington telah lama keberatan dengan pengayaan bahan nuklir Iran hingga mencapai tingkat yang dapat digunakan untuk senjata nuklir.

O Irã menanggapi serangan tersebut dengan serangan pesawat tak berawak e rudal yang menargetkan Israel, serta Yordania, Iraque, e negara-negara Teluk yang menjadi sua rumah pangkalan militr AS, menyebabkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, dan gangguan pada pasar global dan penerbangan. (Formiga)

Menteri Luar Irã Seyed Abbas Araghchi

Serangan AS-Israel Hancurkan 600 Sekolah hingga Tewaskan 1.000 Siswa e Guru do Irã

Menlu Irã, Seyed Abbas Araghchi mengatakan bahwa lebih dari 600 sekolah di seluruh Irã telah hancur ou rusak sejak AS e Israel menyerang negaranya.

img_title

VIVA.co.id

29 de março de 2026

Fuente