Início Notícias Inggris Izinkan AS Pakai Pangkalan para Serang Irã

Inggris Izinkan AS Pakai Pangkalan para Serang Irã

20
0
Inggris Izinkan AS Pakai Pangkalan para Serang Irã

Sabtu, 21 de março de 2026 – 23h29 WIB

Jacarta, VIVA – Pemerintah Inggris mengizinkan Amerika Serikat (AS) menggunakan seluruh pangkalan milliternya para operar yang menargetkan kemampuan rudel Iran yang mengancam pelayaran di Selat Hormuz.

img_title

20 Maskapai Rugi Rp900 Triliun Buntut Perang de Timur Tengah

A perda de peso em inglês foi eliminada durante todo o processo de Downing Street.

Pernyataan pemerintah mengatakan bahwa dalam pertemuan Jumat, 20 Maret, para mentores gabinete membenarkan bahwa kesepakatan AS menggunakan pangkalan-pangkalan Inggris dalam pertahanan diri colektif Kawasan tersebut mencakup operasi pertahanan AS untuk menurunkan kemampuan dan situs rudel yang digunakan untuk menyerang kapal-kapal de Selat Hormuz.

img_title

Mayat Wanita Ditemukan Tewas de Jaktim, Begini Kronologinya

Pemerintah menekankan bahwa “principio-prinsip di balik pendekatan Inggris terhadap konflik tetap sama” e menyerukan “de-eskalasi yang mendesak dan penyelesaian perang yang cepat.”

Para menteri Kabinet “mengutuk perluasan alvo Irã hingga mencakup pelayaran internacional.”

img_title

PBB Sebut Penghentian Perang Timur Tengah Kuncinya di Tangan AS

“Mereka sepakat bahwa serangan sembrono Irã, termasuk terhadap kapal-kapal Red Ensign (British Shipping Registers) e kapal-kapal sekutu dekat dan mitra Teluk kita, berisiko mendorong Kawasan tersebut lebih jauh ke dalam krisis dan memperburuk dan pak ekonomi yang dirasakan di Inggris dan di seluruh Dúnia.”

Dalam tulisannya di akun media social X, pemimpin oposisi Konservatif Kemi Badenoch menyebut keputusan itu sebagai “perubahan haluan terbesar sepanjang masa.”

Sejak serangan intensif AS-Israel dimulai pada 28 de fevereiro, Inggris será mais importante do que penolakan awal terhadap akses ke pangkalan keadaan integrasi logistik and kinetik yang mendalam.

“Meskipun mengambil tindakan yang diperlukan untuk membela diri dan sekutu kami, kami tidak akan terlibat dalam perang yang lebih luas,” kata Perdana Menteri Inggris Starmer pada Senin, menambahkan bahwa pemerintah Inggris akan terus berupaya mengakhiri pertempuran.

No entanto, o peran Inggris yang semakin meluas dalam konflik tersebut memicu perdebatan yang berkembang tentang perbedaan tersedaan tersebut semakin sulit to dipertahankan.

Permusuhan regional di Timur Tengah meningkat sejak Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Irã em 28 de fevereiro, yang sejauh ini menewaskan sekitar 1.300 orang, termasuk pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.

O Irã telah membalas dengan serangan pesawat tak berawak e rudel di seluruh wilayah tersebut e secara sekretif menutup Selat Hormuz bagi sebagian besar kapal.

Halaman Selanjutnya

Selat Hormuz merupakan sebuah jalur transit minyak utama yang biasanya menangani sekitar 20 juta barel per hari e sekitar 20 persen dari perdagangan gas alam cair global. (Formiga)

Halaman Selanjutnya

Fuente