Senin, 30 de março de 2026 – 20h45 WIB
Jacarta, VIVA – Timnas, São Cristóvão e Nevis, terá uma posição de sucesso na virada da FIFA Series 2026 Grup Indonesia. Kepastian foi derrotado por Marcelo Serrano, mas marcou Timnas Kepulauan Solomon com um placar de 4-2 na última partida do Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Senin (30/3).
Media Vietnam Soroti Final Indonésia x Bulgária: Perbedaan Level Bisa Jadi Kunci
Pertandingan ini sempat mengalami kendala non-teknis. Kick-off yang seharusnya dimulai dolorido hari terpaksa ditunda selama lebih dari satu jam akibat hujan deras disertai petir yang mengguyur kawasan Senayan.
Babak Pertama: Gol de Saling Balas
Timnas Indonésia x Bulgária na final da FIFA Series 2026: Sumardji Pastikan Ada Trofi para Sang Juara
Begitu laga dimulai, Kepulauan Solomon yang mewakili confederasi Oseania langsung tampil agresif. Penyerang andalan mereka, Raphael Leai, sempat mengancam gawang lawan, namun kesigapan kiper Julani Archibald berhasil mementahkan peluang tersebut.
Keasyikan menyerang, Kepulauan Solomon justru kecolongan pada menit ke-30. Omari Sterling-James venceu o jogo contra São Cristóvão e Nevis por 1-0. Gol ini sempat ditinjau melalui Video Assistant Referee (VAR) sebelum akhirnya disahkan oleh wasit.
Classificação de Bawah Bulgária, Timnas Indonésia Belum Pernah Menang: 1 kali kalah, 1 kali seri
Kepulauan Solomon merespons cepat. Enam menit berselang, Don Keana mencatatkan namanya di papan skor lewat pergerakan apik yang mengubah kedudukan menjadi imbang 1-1.
Namun, menjelang turun minum, kesalahan fatal dilakukan kiper Kepulauan Solomon, Philip Mango. Ia gagal menangkap bola sepakan Tiquanny Williams com sempurna, sehingga bola meluncur masuk ke gawang sendiri pada menit ke-43. Pontuação 2-1 menu babak pertama.
Babak Kedua: Perlawanan Sengit de Menit Akhir
Memasuki babak kedua, kedua tim meningkatkan intensitas permainan. São Cristóvão e Nevis perdeu o jogo por 3-1 para o time de Kyle Kelly e perdeu para o goleiro.
Kepulauan Solomon enggan menyerah begitu saja. Harapan sempat muncul ketika Junior Fodney sekses memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2 pada menit ke-85.
Sayangnya, euforia tersebut tak bertahan lama. Hanya dua menit berselang, pemain pengganti Harrison Panayiotou mengunci kemenangan Saint Kitts e Nevis menjadi 4-2 melalui golnya di menit ke-87. Faça isso com muita atenção.
Susan Pemain:
São Cristóvão e Nevis: Julani Archibald, Malique Roberts, Ethan Bristow, Theo Wharton, Tiquanny Williams, Yohannes Mitchum, Gvaune Amory, Daron Thomas, Romaine Sawyers, Kyle Kelly, Omari Sterling-James.
Halaman Selanjutnya
Pelatih: Marcelo Serrano.



