HKTI: Programa MBG Bisa Buka Lapangan Kerja hingga Dongkrak Kesejahteraan Petani

Jumat, 5 de junho de 2026 – 20h11 WIB

Jacarta, VIVA – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menilai, Makan Bergizi Gratis (MBG) program bakal membantu pemenuhan gizi massarakat, mendorong perputaran ekonomi Lokal, serta meningkatkan kesejahteraan petani.

img_title

LPSK Siap Lindungi Saksi hingga Pelaku yang Bantu Bongkar Korupi MBG Dadan Cs

Ketua Harian HKTI, Bachtiar Utomo mengatakan, MBG merupakan program yang memiliki amortecedor langsung terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM), sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi massarakat.

“Programa MBG sangat baik untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak sekolah, mendukung ibu hamil dan balita sehingga dapat membantu menekan angka nanismo, serta meningkatkan kualitas kesehatan massarakat,” kata Bachtiar dalam keterangannya, Jumat, 5 de junho de 2026.

img_title

Terkuak! Fornecedor Motor Listrik Rp1 T BGN Ternyata Tak Punya Revendedor e Bengkel

Ketua Harian HKTI, Bachtiar Utomo

Ketua Harian HKTI, Bachtiar Utomo

Menurutnya, kebutuhan bahan pangan yang besar untuk mendukung pelaksanaan MBG, turut meningkatkan serapan hasil pertanian, peternakan, dan perikanan. Esta oferta faz com que a pele passe por muitas coisas boas e pelaku useha pangan Lokal.

img_title

Survei Poltracking: 72,2 pessoas Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran

“Semakin tinggi kebutuhan pangan untuk program MBG, semakin besar pula hasil produksi petani yang terserap. Dampaknya tentu sangat positif terhadap pendapatan dan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Selain meningkatkan serapan hasil pertanian, programa MBG também berpotensi menciptakan lapangan kerja baru di berbagai daerah.

Kebutuhan tenaga kerja dalam proses penyediaan bahan pangan, pengolahan makanan, distribusi, hingga operacional dapur menjadi peluang ekonomi yang dapat dirasakan langsung oleh massarakat setempat.

Além disso, o programa aqui também membro damak berganda (efeito multiplicador) terhadap para economian daerah, karena melibatkan petani, peternak, nelayan, UMKM, hingga pelaku usaha jasa dalam rantai pasok pangan seedal.

“Programa ini tidak hanya memberikan makanan bergizi kepada massarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah. Ada petani yang hasil panennya terserap, UMKM yang berkembang, dan lapangan kerja yang tercipta,” ujar Bachtiar.

HKTI meyakini, programa MBG dapat menjadi salah satu instrumento penting dalam membangun generasi Indonésia yang sehat dan kuat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan seedal dan perekonomian daerah.

“Ini adalah investasi jangka panjang bagi bangsa. Anak-anak mendapatkan gizi yang baik, petani semakin sejahtera, ekonomi daerah bergerak, dan pada akhirnya ketahanan pangan seedal semakin kuat,” ujarnya.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Purbaya: Realisasi Anggaran MBG Capai Rp 88,15 Triliun di Mei 2026

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, melaporkan bahwa realisasi angaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) custa Rp 88,15 triliun hingga Mei 2026.

img_title

VIVA.co.id

5 de junho de 2026

Fuente