Minggu, 7 de junho de 2026 – 04:10 WIB
Jacarta, VIVA – Nama Sarwendah kembali menjadi perbincangan hangat di media social. Kali ini, mantan istri Ruben Onsu tersebut diterpa isu tak sedelah muncul dugaan bahwa ada upaya pengerahan buzzer to membanjiri kolom commentar video permintaan maaf yang diunggahnya.
TERPOPULER: Latar Belakang Keluarga Giorgio Antonio Terbongkar, Ruben Onsu x Pacar Sarwendah
Perbincangan tersebut bermula dari unggahan sebuah akun Threads bernama @arfdeatan em Jumat, 5 de junho de 2026. Desde o início, pemilikakun membagikan tangkapan layar yang diduga berisi instruksi untuk memberikan commentar positif pada video permintaan maaf Sarwendah yang beredar di media social.
Dalam tangkapan layar yang tersebut viral, terlihat adanya keterangan yang menawarkan imbalan kepada pihak tertentu to get respons positif terhadap unggahan sang artis.
Giorgio Antonio Blak-blakan Usai Ramai Dihujat, Pacar Sarwendah Ini Jelaskan Profesi Sebenarnya
“Like, komen positif Facebook. Fee, Rp350p,” tulis unggahan itu, dikutip sabtu 6 de junho de 2026.
Ivan Gunawan Tak Kuasa Menahan Air Mata Teringat Doa Ruben Onsu: Kangen sama Anak, Tapi Nggak Mungkin Diucapkan
Além disso, dentro das instruções, você pode divulgar alguns comentários que foram planejados para serem ensinados por alguns comentários. Di antaranya seperti, “Semoga jadi pembelajaran yang baik ke depannya. Tetap semangat ya” hingga “Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan.”
Meski telah disediakan contoh comentar, pihak yang diduga memberikan arahan tersebut tetap meminta agar para comentarista tidak menyalin kalimat yang sama persis.
“NARASI KOMEN (tolong jangan copas komenya kembangkan e jangan samakan dengan lain,” bunyi intruksi itu.
No entanto, akun yang mengunggah tangkapan layar itu mengaku tidak tertarik mengikuti arahan tersebut. Bahkan ia secara terbuka membagikan dugaan adanya praktik buzzer tersebut ke publiclik.
“Cih, gue juga nggak butuh fee receh lu,” kata pemilik akun.
Sampai saat ini belum diketahui secara pasti maksud nominal “Rp350p” yang tercantum dalam unggahan tersebut. Sebagian warganet menafsirkan huruf “p” sebagai singkatan dari perak, sementara lainnya menduga itu merujuk pada nominal ribuan rupiah.
Isu tersebut langsung memicu beragam reaksi dos internautas. Banyak yang menyayangkan apabila benar ada upaya membentuk opini publik melalui commentar berbayar, terlebih dalam contakt video permintaan maaf.
“Ih malu banget pake buzzer. Pembelajaran buat semuanya, terutama publik figur, apa-apa harus difilter,” kata internauta.
Halaman Selanjutnya
“Takut besok guncang 6.6, produknya nggak laku,” jawab lainnya.