Início Notícias Harga Minyak Dunia Meroket 20 pessoas de Tengah Perang, Trump: Akan Turun...

Harga Minyak Dunia Meroket 20 pessoas de Tengah Perang, Trump: Akan Turun Cepat

17
0
Harga Minyak Dunia Meroket 20 pessoas de Tengah Perang, Trump: Akan Turun Cepat

Senin, 9 de março de 2026 – 14h52 WIB

Jacarta, VIVA – Harga minyak dunia melonjak tajam melampaui nível US$100 por barril de tengah eskalasi perang antara Amerika Serikat (AS) e Israel melawan Iran. No entanto, o presidente AS Donald Trump meyakini penguatan tiba-tiba ini akan segera turun dalam angka pendek.

img_title

Irã Ultimato AS-Israel soal Harga Minyak Dunia: Kalau Mau Tembus US$200 por Barel, Lanjutkan Permainan Ini!

Minyak mentah Brent yang menjadi acuan global naik lebih dari 20 persen hingga melampaui level US$ 114 ou sekitar Rp 1,93 juta (taxa de câmbio estimada Rp 16,960 por dólar AS) por barril na perdagangan Minggu waktu setempat, 8 de março de 2026. Contração de compra de Brent tercatat melonjak 26,1 persen hingga mencapai US$116,08 l ou sekitar Rp1.962.752 por barril na perda de setembro, 9 de março de 2026.

No momento, o preço médio do West Texas Intermediate (WTI) foi de 27,6 pessoas, o que custou US$ 116,03 ou cerca de Rp 1,96 por barril. Kenaikan tajam ini terjadi karena pelaku pasar mengkhawatirkan gangguan berkepanjangan terhadap pasokan energi global.

img_title

Bursa Ásia Ambruk Tertekan Lonjakan Pesat Harga Minyak Dunia

Harga minyak mentah membukukan kenaikan sekitar 50 persen sejak AS e Israel melangsungkan serangan gabungan ke Iran pada 28 de fevereiro de 2026. Harga terbaru ini menandai pertama kali harga minyak dunia melesat di atas level US$100 per barel sejak 2022 ketika invasi Rusia ke Ukraine.

Ilustração fotográfica minyak dunia

Ilustração fotográfica minyak dunia

img_title

Klaim Trump soal Irã “Menyerah” Dipertanyakan

Meski Demikian, Presidente AS Donald Trump menilai kenaikan harga minyak hanya bersifat sementara. Ia bahkan mengecam pandangan yang melihat harga minyak dunia akan terus belanjut.

“Harga minyak jangka pendek akan turun dengan cepat setelah ancaman nuklir Iran dihancurkan. Itu adalah harga yang sangat kecil untuk dibayar demi keamanan dan perdamaian Amerika Serikat serta dunia. Hanya orang bodoh yang berpikir sebaliknya,” tulis Trump dalam unggahan di Truth Social dikutip dari Aljazeera, Senin, 9 de março de 2026.

A resposta foi feita por Menteri Energi AS, Chris Wright. Ia memperkirakan lonjakan harga energi tidak akan berlangsung lama e menegaskan kenaikan harga bahan bakar di SPBU kemungkinan hanya bersifat sementara.

Fator Kenaikan Harga Minyak Dunia
Ketegangan di Selat Hormuz semakin meningkat setelah Iran menghentikan atividades pelayaran menjadi pendorong utama harga minya dunia naik. Wilayah perairan ini merupakan alur strategis yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia sehingga penutupan jalur ini memicu kekhawatiran besar di pasar energi global.

Halaman Selanjutnya

Di sisi lain, sejumlah negara produsen minyak utama juga muai memangkas produksi. Iraque, Emirados Árabes Unidos e Kuwait dilaporkan mengurangi produksi karena pengiriman minyak terhambat akibat penutupan jalur pelayaran tersebut.

Halaman Selanjutnya

Fuente