Harga Gas Bukan Faktor Tunggal Penentu Daya Saing Industri & Penyebab PHK, Simak Faktor Lainnya

Senin, 29 de junho de 2026 – 06:39 WIB

Jacarta, VIVA – Harga gas industri dituding menjadi penyebab utama pelemahan daya saing industri, hingga maraknya potens pemutusan hubungan kerja (PHK). Padahal, diperlukan kajian menyeluruh guna mencari solusi abrangente e tepat sasaran, di tengah tangangan lonjakan harga energi global serta persoalan yang seang dihadapi alguns setores industriais sementeira saat ini.

img_title

5 HP Murah yang Disematkan Fitur Dynamic Island, Harganya Cuma Rp2 Jutaan

Penasihat Khusus Presidente Bidang Ketenagakerjaan, Said Iqbal mengatakan, kekhawatiran industri terutama bagi sector-sector yang intensivo menggunakan energi termasuk gas, memang perlu mendapatkan perhatian.

Karena kenaikan harga energi industria saat ini tidak terhindarkan, no entanto, abafa a geopolítica global. Meski begitu, Said mengungkapkan harga energi bukan satu-satunya yang menciptakan tantangan biaya bagi produksi.

img_title

3 HP Murah Rp1 Jutaan Ini Diam-diam Punya Performa Setara Kelas Rp3 Jutaan, vale a pena Dibeli Tahun Ini!

“Faktor lainnya adalah melemahnya daya beli massarakat. Akibatnya pembelian barang menurun, produksi ikut turun, dan penurunan produksi mengakibatkan efisiensi yang ujung-ujungnya PHK,” kata Said dalam keterangannya, Minggu, 28 de junho de 2026.

Penasihat Khusus Presidente oferece Ketenagakerjaan e Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal

Penasihat Khusus Presidente oferece Ketenagakerjaan e Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal

img_title

Harga Daging Ayam & Bawang Putih Naik Meski Bawang Merah Turun, Cek Daftar Lengkapnya

Dia menambahkan, fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar juga menjadi penyebab naiknya ongkos produksi, terutama bagi perusahaan yang bahan bakunya berasal dari importa. “Mereka membeli bahan baku menggunakan dólar, sementara hasil produksinya dijual dalam rupiah. Ini sangat merugikan perusahaan,” ujarnya.

Disse memastikan, saat ini pihaknya tengah mencari solusi dengan para pemangku kepentingan lain. Khususnya pada perusahaan-perusahaan produz granito, cerâmica, e tecido, yang belakangangani ini merasa butuh bantuan kebijakan khusus dari pemerintah. Sedangkan terkait isu yang menyebut sebanyak 55 ribu tenaga kerja akan terkena PHK, Said menegaskan bahwa angka tersebut tidak benar.

“Jadi tidak benar kalau disebut 55 ribu karyawan akan kena PHK. Kalau ada perusahaan granito yang melakukan PHK, jumlahnya ratusan orang dan itu terjadi akibat dampak perang serta kenaikan harga BBM yang tinggi,” ujarnya.

Mewakili buruh dan pemerintah, Said menegaskan pihaknya akan melakukan berbagai upaya mitigasi. “Kalau bisa PHK não é terjadi, é yang kami perjuangkan. Kalau trocadilho terjadi PHK, maka hak-hak pekerja harus dibayarkan”, disse Kata.

Sementara kajian ReforMiner Institute memaparkan, daya saing industri seedal tidak ditentukan oleh harga gas semata. Namun ditentukan oleh banyak Faktor, antara lain seperti strategi industri, permintaan pasar, ketersediaan bahan baku,produtividade, eficiência, nilai tukar, tecnologia, logística, e atividades acessórias.

Halaman Selanjutnya

”Harga gas é um dos componentes da competitividade de custos, tetapi bukan satu-satunya penentu daya saing,” disse Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Komaidi Notonychro.

Halaman Selanjutnya

Fuente