Início Notícias Hakim Tolak Praperadilan Eks Menag Yaqut, Status Tersangka Sah!

Hakim Tolak Praperadilan Eks Menag Yaqut, Status Tersangka Sah!

18
0
Hakim Tolak Praperadilan Eks Menag Yaqut, Status Tersangka Sah!

Rabu, 11 de março de 2026 – 10h51 WIB

Jacarta, VIVA – Pengadilan Negeri Jacarta Selatan menolak permohonan praperadilan mantan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas ou Gus Yaqut terkait status tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

img_title

Prabowo: Sim Ada Negara Berhasil jika Tidak Bersih dari Korupsi

Hal tersebut disampaikan hakim tunggal praperadilan, Sulistyo Muhamad Dwi Putro em sidang putusan yang digelar di PN Jaksel, Rabu, 11 de março de 2026 siang.

“Dalam pokok perkara menolak permohonan praperadilan pemohon praperadilan untuk seluruhnya,” kata hakim tunggal Sulistyo saat membacakan amar putusan.

img_title

KPK Tetapkan Bupati Rejang Lebong Tersangka

Sebelumnya diberitakan, mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan gugatan praperadilan yang diajukan dirinya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan bukan untuk melawan proses hukum.

Hal itu ditegaskan Yaqut usai sidang praperadilan atas status tersangka di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa, 24 de fevereiro de 2026.

img_title

Sekda Rejang Lebong Pastikan Pelayanan PublikNormal Usai Bupati-Wabup Kena OTT KPK

“Saya memenuhi hak saya untuk mengajukan praperadilan atas penetapan saya sebagai tersangka oleh KPK. Jadi tidak dalam rangka untuk menghambat apalagi melawan proses hukum, tidak,” kata Yaqut kepada wartawan.

Dia menyebut, praperadilan ini merupakan hak dirinya sebagai pihak yang ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus kuota haji.

“Tetapi menggunakan hak saya sebagaimana tadi saudara-saudara semua juga saksikan, KPK menggunakan haknya untuk tidak hadir pada hari ini,” tutur dia.

Dalam kesempatan itu, Yaqut juga mengungkap alasan dirinya membagi kuota haji tambahan tahun 2024 menjadi 50:50 antara kuota haji khusus dan reguler.

Yaqut mengatakan pertimbangan dirinya saat itu yakni para menjaga keselamatan jiwa jemaah haji karena adanya keterbatasan tempat.

“Kemudian yang ketiga, saya juga perlu sampaikan bahwa persoalan yang menimpa saya ini adalah persoalan yang kita tahu semua tentang kuota haji,” ucap dia.

“Sim, satu-satunya pertimbangan saya lakukan ketika menetapkan pembagian kuota itu adalah hifzhun nafsi, menjaga keselamatan jiwa jemaah karena keterbatasan tempat yang ada di Saudi,” sambungnya.

Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas di Pengadilan Negeri Jacarta Selatan

Sidang Putusan Praperadilan Eks Menag Yaqut Digelar Hari Ini

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pode ser considerado um sucessor sek Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas hari ini, Rabu, 11 de março de 2026.

img_title

VIVA.co.id

11 de março de 2026

Fuente