Início Notícias Gus Salam: PBB Harus Segera Akhiri Perang Zionis Israel-AS com o Irã

Gus Salam: PBB Harus Segera Akhiri Perang Zionis Israel-AS com o Irã

15
0
Gus Salam: PBB Harus Segera Akhiri Perang Zionis Israel-AS com o Irã

Minggu, 29 de março de 2026 – 17h10 WIB

Jacarta, VIVA – Pengasuh Pondok Pesantren (PP) Mamba’ul Ma’arif, Denanyar, Jombang, Jawa Timur (Jatim), KH Abdussalam Shohib menyerukan perang zionis Israel-AS com o Irã diakhiri demi kemanusiaan e perdamaian dunia.

img_title

Bitcoin Turun 3 Persen ke Level US$66,000, Sentimen Damai AS-Iran Memudar Tekan Pasar

“PBB harus segera mengakhiri perang zionis Israel-Amerika Serikat dengan Iran demi kemanusiaan dan perdamaian dunia. Karena, tidak ada keuntungan yang didapat dari keangkuhan kecuali kehancuran,” kata pria yang akrab disapa Gus Salam itu dalam keterangannya, Minggu, 29 de março 2026.

Gus Salam menilai perang tersebut memiliki persaingan ou competisi atas berbagai theme. Hal serupa, kata dia, terjadi antara Rusia dengan Ucrânia.

img_title

Irã Izinkan 20 Kapal Paquistão Lintasi Selat Hormuz, Ketegangan Kawasan Mulai Mereda

Irã Serang Kilang Minyak Kuwait

Irã Serang Kilang Minyak Kuwait

“Kepentingan untuk memenuhi hasrat (nafsu), terutama para pemimpinnya yang mendorong sikap e tindakan untuk menguasai, mendominasi dan melemahkan yang lain dengan berbagai cara,” kata dia.

img_title

Irã Pertimbangkan Keluar dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir

Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim período 2018-2023 itu mengatakan, sejarah panjang peradaban manusia telah membentuk karakter negara-bangsa. Mulai dari peradaban Pérsia, Yahudi, Romawi, Yunani, Mesir, Babilônia, Bizâncio, mongol hingga Nusantara.

Lompatan ilmu pengetahuan, tecnologia, budaya e perubahan complexo na estrutura social telah mendasari kemajuan peradabannya.

Namun, lanjut Gus Salam, lompatan kemajuan itu kerap digunakan untuk ambisi menundukkan yang lain secara segregatif dalam kawan dan lawan.

“Berkawan atas ragam dasar-pertimbangan, mulai agama, ideólogos, orientasi hingga kesamaan strategi dan kepentingan. Dan, menempatkan yang lain pada posisi pesaing (competidor) hingga menjadi lawan yang diwaspadai, dicurigai dan dilucuti kemampuannya,” kata dia.

Di sisi lain, kata dia, dunia berkembang com normalitasnya e bisa mengalami titik didih di sisi lain. A política social de contato selalu memicu ketidakseibangan menuju benturan hingga berhadapan dalam perang.

“Keangkuhan, keserakahan dan ambisi berkuasa yang melekat pada kepemimpinan kerap menjadi penyebab terjadi tragedi kemanusiaan. Dan bila itu terjadi, dunia dipaksa untuk mencari keseimbangan baru demi kelangsungan dan keteraturan,” ucap Gus Salam.

Menurut Gus Salam, negar o Irã diremehkan e dianggap lemah karena embargo e tekanan politik global selama 47 tahun. Namun factanya, o Irã não tem nada a ver com a possibilidade de perlawanan com a criação de ideologias bangsa, ilmu pengetahuan e tecnologia.

Halaman Selanjutnya

“O Irã menjadi negara maja secara teknologi militer di Kawasan timur tengah, sekaligus membangkitkan sejarah kecerdasan dan kebesaran persia. Dan dengan kecerdikan strateginya, Iran memblokade selat hormuz yang menjadi jalur utama perdagangan minyak dunia, dan memicu krisis global. Iran mampu menegaskan kedaulatannya,” katanya.

Halaman Selanjutnya

Fuente