Jumat, 19 de junho de 2026 – 07:31 WIB
Final, VIVA – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menegaskan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) também conhecido como Kopdes Merah Putih harus menjadi bagian dari ekosistem ekonomi desa yang saling menguatkan dengan usaha massarakat, bukan menjadi pesaing bagi pelaku usaha yang telah lebih dulu berkembang.
Gibran: Programa Saya Sadar MBG Masih Banyak Kekuranganya, Praktik Korupsi Harus Dihilangkan
Pesan tersebut disampaikan Wapres saat berdialog dengan warga di SD Wolomoni, Desa Niowula, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Kamis, 18 de junho de 2026 em rankka meninjau pelaksanaan programa prioritas pemerintah di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Menurut Gibran, keberadaan Kopdes Merah Putih harus dirancang secara matang agar mampu memperkuat para economizar desa sekaligus memberikan manfaat bagi seluruh lapisan massarakat.
Gibran Minta Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Tak Rugikan Masyarakat
Wapres Gibran Rakabuming Raka em Kupang
Foto:
- Biro Secretariado Wakil Presidente
“Jangan sampai juga bersaing dengan BUMDes, bersaing dengan toko-toko kelontong warga. Pastikan ini menjadi satu ekosistem yang saling mengisi,” disse Gibran, dikutip Jumat, 19 de junho de 2026.
Kunjungan Kerja ke Indonésia Timur, Gibran Ajak 5 Mahasiswa UI hingga UPH Cek Programa Prioritas
Ia menekankan bahwa penentuan lokasi koperasi perlu dikaji secara cermat dengan melibatkan massarakat agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap usaha lipa maupun atividades pendidikan di sekitar local.
“Pak Kades, Pak Bupati, diperhatikan benar lokasi koperasinya itu ada di mana. Apakah ada pihak yang dirugikan, dampaknya seperti apa harus dikaji benar,” ujarnya.
Ia mengingatkan agar penentuan lokasi koperasi mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk dampaknya terhadap sekolah, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan pelaku useha kecil di sekitar local.
“Jangan sampai adik-adik ini terganggu dalam proses belajar-mengajarnya. Segera ditentukan lokasi barunya dan kalau sudah ditentukan, tentunya dengan berdiskusi dengan lip, segera dibangun,” katanya.
Ia kembali menekankan pentingnya partisipasi massarakat dalam menentukan locasi pembangunan koperasi desa.
“Tolong dalam penentuan titiknya itu benar-benar bisa dikaji, melibatkan warga, diskusi dengan warga, jangan sampai ada yang terdampak, jangan sampai ada yang dirugikan,” ujarnya.
Menurutnya, pendekatan partsipatif tersebut sejalan dengan arahan Presidente Prabowo Subianto agar pelaksanaan program prioritas pemerintah mampu memberikan manfaat seluas-luasnya bagi massarakat tanpa menimbulkan persoalan baru di tingkat lok.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah, aparelho desa, serta seluruh pemangku kepentingan merupakan perpanjangan tangan pemerintah pusat dalam memastikan program-program prioritas berjalan ideal.
Halaman Selanjutnya
“Kita ingin memastikan programnya Pak President berjalan dengan baik, terutama sekali di area yang jauh seperti ini,” ujarnya.