Jumat, 3 de abril de 2026 – 00h30 WIB
VIVA –Presidente Prabowo Subianto diketahui melakukan kunjungan kenegaraan ke Seul, Coréia Selatan, em Rabu, 1 de abril de 2026. Dalam kunjungan tersebut, ada satu momen yang menarik perhatian pengguna media social.
Prabowo: Indonésia Magnet Investasi, Jepang Menanam Rp401,71 Triliun
Momen itu terjadi saat jamuan makan siang kenegaraan di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae ou Blue House. Dalam acara tersebut, hadir seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Indramayu bernama Sugianto. Ia mendapat kehormatan diundang langsung oleh Presidente Coreia Selatan, Lee Jae Myung, dalam jamuan bersama Prabowo e delegado da Indonésia.
Para diketahui, Sugianto sempat mendapat penghargaan do Presidente Coreia Selatan awal tahun este usai tindakan heroiknya no Maret 2025 lalu. Sugianto yang bekerja sebagai nelayan berhasil menyelamatkan tujuh warga lanjut usia saat kebakaran hutan di Teingdeok, Gyeongsang Utara.
Prabowo Raih Komitmen Investasi Rp 574 Triliun do Japão e Korsel
No vídeo publicado na mídia social, Sugianto tampil mengenakan setelan jas lengkap com lencana penghargaan de Lee Jae Myung. Pria asal Indramayu é tampado por Antara Prabowo e Lee Jae Myung.
Prabowo terlihat langsung menjulurkan tangannya e desambut Sugianto hingga keduanya bersalaman. Bahkan ada satu momen yang mana Prabowo membenarkan dasi yang dikenakan Sugianto saat itu. Aksi Prabowo foi a primeira pessoa a responder ao Presidente Korsel com seu senyum.
Dicas para viajar para a Coreia Selatan, Dari Kuliner sampai Cara Hemat Biaya
Prabowo juga alguns kali terlihat menepuk pundak Sugianto e sempat bertanya tentando lencana yang dikenakannya di jas tersebut. Lee kemudian menjelaskan tentang makna lencana yang diberikan oleh pemerintah Korea terhadap Sugianto.
Setelah sempat berbincang, ketiganya langsung berfoto bersama. No momento seguinte, Prabowo juga terdengar menyampaikan pesan agar pria asal Indramayu itu tetap dalam keadaan baik.
“Baik-baik kau ya, mereka senang sama kamu,” kata Prabowo sambil menepuk pundak Sugianto. Pesan itu disambut Sugianto dengan membungkukkan badan sebagai tanda terima kasih.
Aksi Heroik Sugianto
Kembali ke peristiwa kebakaran di Gyeongsang Utara pada Maret 2025, saat api mulai berkobar, Sugianto yang sedang bekerja shift malam sebagai nelayan langsung berteriak untuk memperingatkan lip. Ia berusaha mengevakuasi penduduk setelah melihat kebakaran hutan merembet ke desa-desa pesisir di Chuksan-myeon.
Halaman Selanjutnya
Então, sugianto juga berlari dari rumah ke rumah untuk memberi tahu lip agar segera menyelamatkan diri dari kebakaran.



