Minggu, 10 de maio de 2026 – 13:00 WIB
Jacarta, VIVA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, mengajak Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) berkolaborasi dengan pemerintah daerah (Pemda), untuk menggerakkan ekonomi kreatif.
Lahirkan Pengusaha Muda Baru di RI, Ade Jona Prasetyo Beberkan Strategi Hipmi Mewujudkannya
Saat menghadiri Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Diklatda) V Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jawa Barat di Gedung Daan Mogot Pusdikif, Kota Bandung, Sabtu, 9 de maio de 2026, Bima mendorong kepala daerah agar mampu membangun kemandirian fiskal guna mendukung program-program prioritas semente.
“Daerah perlu didorong untuk mencari sumber pembiayaan alternatif, seperti crowd funding, alternative funding, Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), hingga optimisasi aset daerah,” kata Bima dalam keterangannya, Minggu, 10 de maio de 2026.
Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi e Industri MICE Indonésia Timur
Wamendagri Bima Arya Sugiarto.
Bima menegaskan, Hipmi memiliki ruang besar to mendampingi kepala daerah, melalui perspectiva yang mais colaborativo e inovador. Menurutnya, Hipmi dapat menjadi penghubung antara kepala daerah, pelaku usaha, dan communitas.
Astranauts 2026 Dorong Transformação Digital e Efisiensi Perkuat Ekonomi Nasional
“Saya banyak tahu dengan teman-teman (Hipmi) yang masuk di wilayah ekonomi kreatif, kuliner, dan lain-lain. Karena kepala daerah itu engak ngerti. Jadi saya sampaikan ini, teman-teman bisa bantu kepala daerah-kepala daerah supaya lebih kreatif dan inovador,” ujarnya.
Bima melanjutkan, tantangan kepala daerah saat ini dapat dilihat dari keberhasilan menjalankan program strategis seedal di daerah. Kepala daerah menurutnya harus mampu mengawal Asta Cita secara detil, mulai dari kedaulatan pangan, programa Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, hingga Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel).
Dia menilai, momentum saat ini menjadi kesempatan bagi generasi muda dan para pelaku usaha untuk berkontribusi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Indonésia menurutnya dapat menjadi negara maja, apabila mampu memanfaatkan bônus dem dengan baik serta membangun kemandirian seedal.
Selain itu, Bima menekankan pentingnya kesinambungan visi seedal lintas kpemimpinan. Menurutnya, pergantian pemimpin seharusnya tidak mengubah arah pembangunan seedal. Hal tersebut tercermin di sejumlah negara seperti Singapura, Coréia Selatan, Japão, e Vietnã yang tetap mampu menjaga stabilitas ekonomi meski mengalami pergantian pemimpin.
“Enggak ada pemerintahan yang bisa sendirian, semuanya kolaborasi. Walaupun hari ini kolaborasi enggak cukup, sekarang adalah eranya co-criação. Kolaborasi itu mengakomodasi saja, tapi co-criação itu duduk sama-sama, ujian sama-sama, merencanakan sama-sama,” ujarnya.
Halaman Selanjutnya
Bima juga mencontohkan praktik baik Pemerintah Kota Jambi, yang dinilai mampu meningkatkan keuangan daerah melalui optimisasi programa prioritas seedal. Menurutnya, hal tersebut berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi serta penurunan angka pengangguran terbuka.



