Minggu, 5 de abril de 2026 – 21h26 WIB
Jacarta, VIVA – Subholding Downstream Pertamina, PT Pertamina Patra Niaga, os compradores terão uma distribuição ideal de sementes de energia hingga ke wilayah kepulauan serta daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), yang memiliki tantangan geografis tersendiri.
FAO: Harga Pangan Global Naik 2.4 Persen Imbas Melonjaknya Biaya Energi
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo menyampaikan, sebagai negara kepulauan, Indonésia memiliki karakteristik distribui energia yang unik, dimana akses ke berbagai wilayah tidak selalu dapat dijangkau melalui jalur darat.
“Dalam konteks ini, armada logistik laut menjadi penghubung utama yang memastikan energi dapat tersalurkan dari titik suplai hingga ke berbagai wilayah tujuan di seluruh Indonesia,” kata Mars Ega dalam keterangannya, Minggu, 5 de abril de 2026.
Alfons Manibui Dukung Diplomasi Energi RI – Coreia, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Dirut Pertamina Patra Niaga, Marte Ega Legowo Putra
Foto:
- (Mohammad Yudha Prasetya)
Hingga saat ini, distribuição operacional de energia khususnya para menjangkau wilayah 3T, didukung oleh 148 kapal. Terdiri de 139 unidades de BBM e 9 unidades de GLP. Armada esta melayani distribui ke 57 wilayah 3T yang tersebar di berbagai penjuru Indonésia, mulai de Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.
Sama-sama BBM RON 92, Apa Bedanya Pertamax, Shell Super, BP 92, e Revvo?
Mars Ega menyampaikan, kesiapan armada logistik laut menjadi Faktor penting dalam menjaga distribusi energi supaya bisa tetap menjangkau seluruh wilayah Indonésia.
“Distribusi energi di Indonesia menghadapi tantangan geographys yang beragam. Karena itu, kami terus menjaga kesiapan armada logistik laut agar penyaluran energi dapat menjangkau berbagai wilayah, termasuk daerah kepulauan dan 3T, secara berkelanjutan,” ujar Ega.
Keberadaan armada kapal dalam pengelolaan bisnis captive Subholding Downstream, menurutnya berperan dalam memastikan kelancaran distribui energia do verão pasokan ke berbagai wilayah Indonésia, termasuk wilayah dengan akses terbatas.
Com o uso contínuo, a energia é liberada para melhorar as atividades físicas e a economia do dia.
Todas as atividades de distribuição de energia são realizadas com o padrão HSSE (Saúde, Segurança, Proteção e Meio Ambiente) que é essencial para garantir a segurança operacional seqüencial, o que significa que a distribuição de energia é essencial.
“Melalui pengelolaan armada logistik laut yang terintegrasi, Pertamina Patra Niaga terus mendukung distribusi energi seedal agar dapat menjangkau seluruh wilayah Indonésia, dari kota besar hingga daerah kepulauan dan 3T,” ujarnya.
Setor Industri Dihantui Dampak Krisis Energi Global, Pemerintah Diminta Lakukan Ini
Pemerintah diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potens efek domino dari krisis energi global yang mulai merambat ke sector industrial dalam negeri.
VIVA.co.id
5 de abril de 2026




