Kamis, 4 de junho de 2026 – 00:00 WIB
Jacarta, VIVA – Harapan Indonesia no setor ganda putra masih terjaga no Indonesia Open 2026. Dua pasangan Merah Putih, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin e Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani, sekses mengamankan tiket ke babak 16 besar setelah meraih kemenangan dengan cara yang berbeda di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jacarta, Rabu 3 de junho de 2026.
Perfil de Shi Yu Qi, Raja Tunggal Putra China yang Jadi Ancaman Serius di Indonesia Open 2026
Sorotan deixou de lado a mudança de Raymond / Joaquin e começou a dominar qualquer assunto. Menghadapi wakil Jepang, Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi, mas nenhum nyaris não participava de uma grande lei para berkembang.
Raymond / Joaquin mudou de posição para o Japão, mas foi derrotado por dois gim com pontuação de 21-9 e 21-13. Penampilan agresif serta minim kesalahan membuat mereka terlihat jauh lebih siap dibanding lawannya.
Kisah Karier Luar Biasa An Se Young, Si Ratu Bulutangkis Coreia yang Tak Terkalahkan
Joaquin mengaku pertandingan berjalan sesuai rencana. Menurut dia, persiapan yang matang membuat mereka mampu mengontrol jalannya laga sejak awal hingga akhir.
“Hari ini kami bermain lancar dan bisa tampil all out. Menurut saya pertandingan tadi berjalan luar biasa,” ujar Joaquin usai laga.
Fadia/Tiwi Bikin Istora Bergemuruh! Tumbangkan Ranking 3 Dunia di Indonesia Open 2026
Keberhasilan não é lepas de pekerjaan rumah yang telah mereka lakukan sebelum turun ke lapangan. Raymond fez uma avaliação e Joaquin fez uma avaliação de sua situação atual.
Menu Raymond, análise de prosa e avaliação concisa, mas menjadi modal penting yang membuat permainan mereka tapil lebih rapi daneffectif.
“Kami avaliou pertandingan sebelumnya e mengantisipasi apa yang harus dilakukan di laga berikutnya”, disse Raymond.
Kemenangan tersebut membawa Raymond/Joaquin ke babak kedua. Mereka kini menunggu pemenang duelo sesama wakil Malásia, Junaidi Arif/Roy King Yap melawan Aaron Chia/Soh Wooi Yik.
Sabar/Reza Lolos Setelah Pertarungan Menegangkan
Sementara itu, pasangan senior Indonesia, Sabar/Reza, harus bekerja jauh lebih keras to memastikan tempat di babak 16 besar.
Menghadapi ganda Amerika Serikat Chen Zhi Yi/Presley Smith, Sabar/Reza dipaksa menjalani pertarungan tiga gim yang menguras tenaga dan mental. Setelah merebut gim pertama 21-19, mereka kehilangan gim kedua com skor 13-21 sebelum akhirnya mengunci kemenangan dramatis 23-21 na penentuan gim.
Halaman Selanjutnya
Atmosfera Istora yang terkenal penuh tekanan menjadi salah satu tantangan yang harus mereka hadapi. Sabar menilai lawan tapil lepas tanpa beban sehingga pertandingan berjalan sangat ketat.