Minggu, 12 de abril de 2026 – 10h05 WIB
Bandung, VIVA – Gelaran IBL All Star 2026 foi lançado na Bandung Arena, Jawa Barat, sábado, 11 de abril de 2026, sekses mencuri perhatian publiclik. Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, mengklaim bahwa format baru yang diusung tahun ini mendapatkan respons yang sangat positif, baik dari para pemain maupun penggemar bola basket tanah air.
Sapu Bersih di Kandang, Dewa United Kirim Pesan Keras ke Klub Asia
Menurut Junas, inovasi menjadi kunci utama kesuksesan acara ini. Salah satu yang paling menonjol adalah hadirnya 1 On 1 Challenge, yang menjadi daya tarik baru sekaligus menggantikan kontes slam dunk yang ausente tahun ini.
“Dan puncaknya pertandingan tadi, menurut saya semua sepakat bahwa ini merupakan salah satu penyelenggaraan All-Star terbaik karena sangat menghibur,” ujar Junas usai laga dilansir dari ANTARA.
Pasca Jeda Idul Fitri, IBL 2026 Kembali Bergulir: Grande partida Pelita Jaya x Dewa United Menanti!
Atmosfera competitiva em Balutan Hiburan
Meskipun bersifat laga exhibisi, intensitas pertandingan tetap terjaga tinggi. Junas mencatat bahwa para pemain dari berbagai generasi menunjukkan semangat luar Bisa para membuktikan kualitas mereka. Format baru yang memberikan kebebasan kepada kapten tim untuk memilih pemainnya sendiri (sistem draft) terbukti menambah bumbu persaingan yang menarik bagi para fan.
Klasemen IBL 2026: Pelita Jaya Raja Tak Ternodai, Bogor Hornbills Tempel Ketat
Na última partida, Tim Yudha Saputera (Satria Muda Pertamina Bandung) derrotou Tim Andakara Prastawa (Pelita Jaya Jakarta) com pontuação de 117-106. Este ano foi marcado por uma mudança no All-Star para Kota Kembang após 12 anos de ausência.
Mais informações do Sekadar Pertandingan
Tak hanya fokus pada pemain profesional, IBL All-Star 2026 juga merangkul communitas luas melalui berbagai agenda, seperti:
- Programa social: Kunjungan ke sejumlah sekolah di Bandung e melibatkan ratusan anak muda.
- Desafio Futuro da IBL: Um grande talento muda.
- Jogos de celebridades: Pertandingan hiburan yang melibatkan figure publik seperti Samuel Rizal, Augie Fantinus, hingga “Pebasket Ojol” Ryan, serta aksi kocak King Aloy yang menirukan atlet voli Yola Yuliana.
Rencana Masa Depan
Keberhasilan di Bandung este menjadi tolok ukur bagi IBL para terus berinovasi. Junas memastikan bahwa ke depannya IBL akan terus meghadirkan kejutan-kejutan baru e membuka peluang bagi kota-kota lain di Indonesia to menjadi tuan rumah. Hal ini bertujuan agar jangkauan kompetisi bola basket seedal semakin luas dan merata.
Bandung Jadi Tuan Rumah IBL All-Star 2026, usando Konsep ‘Estilo de vida’ e Budaya
Kota Kembang resmi terpilih menjadi panggung bagi para bintang basket tanah air. Direktur Utama Liga Indonésia de Basquete (IBL), Junas Miradiarsyah, mengumumkan bahwa
VIVA.co.id
8 de abril de 2026




