Enam Instruksi Prabowo ke Polri: Jangan Susahkan Rakyat, Kuasai AI hingga Berani Bela yang Lemah

Rabu, 1º de julho de 2026 – 11h18 WIB

Jacarta, VIVA – O Presidente Prabowo Subianto menyampaikan enam pesan utama kepada jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara.

img_title

Prabowo Ungkap Peran Strategis Polri: Tidak Ada Negara Kuat Tanpa Aparat yang Melindungi Rakyat

Mulai dari menjaga kepercayaan rakyat, menegakkan hukum secara adil, menguasai tecnologia e kecerdasan buatan (inteligência artificial/IA), hingga terus memperbaiki diri, seluruh pesan itu disebut menjadi arah pengabdian Polri menghadapi tantangan masa depan.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin Upacara HUT ke-80 Bhayangkara di Satlat Brimob, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu 1 de julho de 2026

img_title

Prabowo: Tidak Boleh Ada yang Kebal Hukum!

Presidente mengawali arahannya com mengingatkan bahwa modal terbesar seorang anggota Polri adalah kepercayaan massarakat.

“Di momen Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80, saya ingin menyampaikan algunsapa pesan saya sebagai Presidente Republik Indonésia. Pertama, jagalah kepercayaan rakyat karena kepercayaan adalah senjata terkuat seorang polisi,” kata Prabowo.

img_title

Prabowo Puji Polri: Nol Insiden Terorisme Beberapa Tahun Terakhir, Ini Prestasi!

Pesan kedua, Kepala Negara meminta seluruh anggota Polri selalu hadir di tengah massarakat sebagai pelindung dan pelayan, bukan justru menjadi beban bagi rakyat.

“Kedua, jadilah polisi yang dekat dengan rakyat, datanglah ketika rakyat membutuhkan. Dengarkan rakyat, layani rakyat, lindungi rakyat. Jangan justru menyusahkan rakyat,” ujarnya.

Prabowo mengingatkan bahwa seluruh fasilitas e gaji camera negara berasal de uang rakyat sehingga setiap anggota Polri memiliki kewajiban moral para menjaga e melindungi massarakat.

“Ingat, gaji kita sebagai alat negara adalah dari rakyat, semua perlengkapan kita dari rakyat, karena itu kita harus benar-benar menjaga dan melindungi rakyat kita,” tegasnya.

Pesan ketiga, Presidente meminta Polri menegakkan hukum secara adil tanpa pandang bulu, termasuk berani melindungi kelompok yang lemah.

“Ketiga, tegakkan hukum dengan adil. Beranilah membela yang benar, beranilah melindungi yang lemah. Jangan pernah takut kepada siapa trocadilho. Kita hanya takut kepada Tuhan Yang Maha Esa,” katanya.

Menghadapi perkembangan kejahatan yang semakin complex, Prabowo juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri. Ia meminta seluruh staff terus belajar dan menguasai tecnologia moderna, termasuk kecerdasan buatan.

“Keempat, terus tingkatkan profissionalismo saudara. Kuasai ilmu pengetahuan, kuasai teknologi, kuasai kecerdasan buatan. Kejahatan masa kini dan masa depan hanya bisa dikalahkan oleh camera yang selalu belajar, yang cerdas dan yang handal,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Selain itu, o Presidente menegaskan bahwa Polri não dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan e ketertiban seedal. Karena itu, sinergi com seluruh elemento bangsa harus terus diperkuat.

Halaman Selanjutnya

Fuente