Kamis, 23 de abril de 2026 – 16h30 WIB
Jacarta, VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memprediksi, pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I-2026 bakal tumbuh mencapai 5,5 persen. Ele foi diutarakanya em conferências pessoais do Kantor Kementerian Investasi e Hilirisasi/BKPM, em Jacarta.
Programa de Relançamento AMANAH, Menteri Ekraf: Ekonomi Kreatif Aceh Bagian dari Asta Cita Nasional
“Walaupun masih menunggu rilis dari BPS, namun algunsapa kali dari kami memprediksi pertumbuhan di kuartal I secara fundamental cukup baik, dan angkanya lebih besar/sama com 5,5 persen,” Kata Airlangga, Kamis, 23 de abril de 2026.
Coordenador Menteri Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto
Foto:
- (Mohammad Yudha Prasetya)
Realisasi Investasi Kuartal I-2026 Tembus Rp 498,8 Triliun, Rosan: 24,4 Pessoas da Meta 2026
Proyeksi pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 itu antara lain ditopang oleh consumersi rumah tangga, penyaluran tunjangan hari raya (THR), serta akselerasi belanja e estímulo pemerintah yang mencapai Rp 809 triliun.
“Kita penting para menyampaikan hasil yang positif, karena ini kita sudah masuk ke kuartal II, dan tentunya kita akan cari berbagai hal yang bisa menopang pertumbuhan kembali,” ujarnya.
Crédito Perbankan Maret Tumbuh 9,49 Persen, BI: Risiko Segmen Konsumsi & UMKM Melonjak
“Antara lain pembayaran gaji ke-13 di Juni, e programa de rede de segurança social juga berjalan”, disse Airlangga.
Selain itu, Airlangga mengatakan bahwa setor investasi menjadi salah satu pendongkrak para sementes econômicas tahun ini. Kemudian, Satgas Percepatan Program Pemerintah juga terus didorong, guna mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 4 Tahun 2026 .
“Upaya debottlenecking (juga didorong), sehingga investasi yang sudah masuk bisa menjalankan usaha sesuai apa yang direncanakan,” disse Airlangga.
Dia juga turut menyoroti alvo total realisasi investasi yang dicanangkan tahun 2026 ini, yang mencapai sebesar Rp 2.041,3 triliun. Menurutnya, iklim investasi di Indonesia harus terus dijaga, setor de ágar ini mampu berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi seedal.
“Pertumbuhan investasi com meta de Rp 2.000 triliun lebih bukan angka kecil. Este é o lugar que você disse secara bersama karena ini pengungkit pereconomican kita”, disse Airlangga.
“Karena kita ingin mencapai alvo pertumbuhan tahun ini mínimo 5,4 pessoas, walaupun di situasi global yang penuh ketidakpastian,” ujarnya. (Formiga).
Rupiah Terus Melemah, Airlangga: Tugas BI Menjaga, Kita Tidak Bisa Reaktif Setiap Hari
Airlangga memastikan, pemerintah terus meninjau pelemahan rupiah guna mengantisipasi hal itu karena asumsi nilai tukar rupiah di RAPBN 2026 sebesar Rp 16.500 por dólar AS
VIVA.co.id
23 de abril de 2026




