Início Notícias Dua Laga, Dua Kemenangan Sempurna! Bhayangkara Presisi Nyaman di Puncakclassemen Final Four...

Dua Laga, Dua Kemenangan Sempurna! Bhayangkara Presisi Nyaman di Puncakclassemen Final Four Proliga 2026

17
0
Dua Laga, Dua Kemenangan Sempurna! Bhayangkara Presisi Nyaman di Puncakclassemen Final Four Proliga 2026

Minggu, 5 de abril de 2026 – 10h58 WIB

Surabaia, VIVA – Juara Bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi kembali menegaskan statusnya sebagai candidat terkuat di final four Proliga 2026. Tampil di seri Surabaya, Sabtu 4 de abril de 2026, tim asuhan Reidel Alfonso Toiran itu tampil solid saat membungkam Jakarta Garuda Jaya com kemenangan telak tiga set langsung.

img_title

Gresik Phonska Libas Popsivo Tanpa Balas 3-0, Langsung Melonjak e Puncak Final Four Proliga 2026

Kemenangan ini menjadi yang kedua bagi Bhayangkara Presisi depois de sebelumnya juga menang com skor identik saat menghadapi Surabaya Samator. A consistência tersebut membuat mereka mulai menjauh di papan atasclassemen sementara.

Sejak awal laga di Jawa Pos Arena, Surabaya, Bhayangkara Presisi langsung menunjukkan kualitasnya sebagai tim juara bertahan. A combinação de serviços keras e vários serangan menjadi kunci utama yang membuat Garuda Jaya kesulitan keluar dari tekanan.

img_title

Dominasi Tanpa Celah, LavAni Libas Garuda Jaya e Kuasai Puncak Klasemen Final Four Proliga 2026

Dua pemain asing anyar, Martin Petrov Atanasov e Bardia Saadat, menjadi pembeda paling mencolok. Keduanya tak hanya tajam dalam menyerang, tetapi juga memberikan tekanan lewat servis yang berulang kali merusak pola permainan lawan.

Dominasi tersebut bahkan terlihat jelas di set kedua. Bhayangkara Presisi sempat melesat com keunggulan 8-0 berkat rentetan jump serve Atanasov yang menghasilkan alguns ace. Situasi itu membuat Garuda Jaya praktis kehilangan momentum e tertinggal jauh sebelum akhirnya menyerah 15-25.

Jacarta LavAni Libas Garuda Jaya e Kuasai Puncak Klasemen Final Four Proliga 2026

Jacarta LavAni Libas Garuda Jaya e Kuasai Puncak Klasemen Final Four Proliga 2026

img_title

Terpopuler: Pertamina Enduro Tersungkur di Final Four Proliga, Marc Marquez Belum Pulih Total Usai Crash Mandalika

Memasuki set ketiga, Garuda Jaya sempat memberikan perlawanan mais sengit. Mereka mampu mengimbangi permainan hingga skor 10-10, bahkan alguns kali memaksa reli panjang. Namun, ketenangan e pengalaman Bhayangkara Presisi berbicara di momen crusial.

Lewat distribuiu bola yang rapi de Nizar Julfikar, Bhayangkara kembali menegokan ritme permainan. Variasi serangan dari berbagai sisi membuat pertahanan Garuda Jaya kembali goyah hingga akhirnya laga ditutup com pontuação 25-17.

Pelatih Jakarta Garuda Jaya, Nur Widayanto, mengakui timnya sudah mencoba mengantisipasi kekuatan lawan, khususnya dos serviços do setor. No entanto, as realidades de lapangan berbicara lain.

“Sebenarnya kami sudah mengantisipasi servis lawan, tapi kekuatan servis dua pemain asing Bhayangkara memang di luar dugaan kami. Itu yang membuat kami kesulitan mengembangkan permainan,” ujar Nur Widayanto usai pertandingan dikutip Antara.

Ia juga menyoroti kelemahan timnya dalam penerimaan servis yang masih menjadi pekerjaan rumah besar, terutama saat menghadapi tim dengan kualitas jump serve tinggi.

Halaman Selanjutnya

Di sisi lain, pelatih Bhayangkara Presisi, Reidel Alfonso Toiran, tetap melihat adanya ruang perbaikan meski timnya meraih kemenangan meyakinkan.

Halaman Selanjutnya

Fuente