Kamis, 9 de abril de 2026 – 22h06 WIB
VIVA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengusaha rokok Khairul Umam alias Haji Her sebagai saksi kasus dugaan korupsi dalam pengurusan cukai di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Kamis, 9 de abril de 2026.
Purbaya Majukan Pembukaan Lowongan Kerja buat Lulusan SMA de Bea Cukai Bulan Ini
Ditemui usai pemeriksaan di KPK, Haji Her mengaku dicecar penyidik seputar perkenalannya dengan para tersangka kasus dugaan korupsi di Ditjen Bea Cukai, Kemenkeu.
“Sim, dikonfirmasi saja, ditanya persoalan kenal enggak dengan tersangka-tersangka itu, ya saya jawab tidak kenal,” kata Haji Her kepada para jurnalis setelah diperiksa KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jacarta, Kamis, 9 de abril de 2026.
Sidang Medsos Perkara Chromebook Nadiem Disayangkan, Ini Penyebabnya
Haji Her mengaku sudah menjawab dengan apa adanya terhadap pertanyaan yang diajukan oleh KPK. “Sim, saya jawab apa adanya semuanya. Orang Madura itu apa adanya. Enggak ada yang berbelit-belit,” ujarnya
Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi di lingkungan Ditjen Bea Cukai Kemenkeu pada 4 de fevereiro de 2026. Dari OTT tersebut KPK mengamankan 17 orang, enam diantaranya ditetapkan sebagai tersangka.
KPK: Uang Ratusan Juta Disita de Kamar Pribadi Ono Surono
Mereka é Rizal (RZL) selaku Direktur Penindakan e Penyidikan Bea Cukai período de 2024 a janeiro de 2026, Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan e Penyidikan Bea Cukai Sisprian Subiaksono (SIS), e Kepala Seksi Intelijen Bea Cukai Orlando Hamonangan (ORL).
Berikutnya pemilik Blueray Cargo John Field (JF), Ketua Tim Documentasi Importasi Blueray Cargo Andri (AND), serta Gerente Operacional Blueray Cargo Dedy Kurniawan (DK).
Em 26 de fevereiro de 2026, KPK anunciou Kepala Seksi Intelijen Cukai Direktorat Penindakan e Penyidikan Bea Cukai Budiman Bayu Prasojo (BBP) sebagai tersangka baru kasus tersebut.
KPK mengumumkan sedan mendalami dugaan korupsi dalam pengurusan cukai pada 27 de fevereiro de 2026. Pendalaman tersebut dilakukan terutama setelah penyitaan Rp5.19 miliar dalam lima dill dari rumah aman di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, yang diduga berasal dari kepabeanan dan cukai.
Kejati Jacarta Geledah Ruangan Dirjen Kementerian PU, Usut Dugaan Penyelewengan Anggaran Pembagunan Pendopo
Penyidik Kejati DKI pode ser responsável por algumas operações do Diretor Sumber Daya Air (SDA) e do Diretor Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum.
VIVA.co.id
9 de abril de 2026




