Dinilai Cacat Hukum e Dipaksakan, Sejumlah PDK Kosgoro 1957 Tegas Menolak Mubes V

Sabtu, 6 de junho de 2026 – 07:40 WIB

Jacarta, VIVA – Pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 que teve o menu de lançamento lançado em keras de sejumlah Pengurus Daerah Kolectif (PDK). Fórum tertinggi organizado tersebut dinilai telah mencederai aturan main, tidak democratis, dan terkesan dipaksakan demi memenangkan salah satu calon tertentu.

Penolakan tegas salah satunya disuarakan oleh Andra Vitri Ketua PDK Kosgoro 1957 Kalimantan Utara (Kaltara). Pihak daerah menilai ada skenario yang dipaksakan dan tidak sesuai com jadwal serta mekanisme yang seharusnya diterima oleh pengurus daerah.

“Kami menolak pelaksanaan Mubes V ini karena agenda yang berjalan sudah tidak sesuai dengan jadwal resmi yang kami terima di daerah. Ada alguns pontos crusiais yang seolah-olah dipaksakan demi memenangkan Sari Yuliati. Kondisi di forum bahkan sempat memanas hingga Pak Agung Laksono selaku tokoh senior turun tangan dan menyatakan bahwa sidang harus di-skors untuk menenangkan situasi,” ujar Ketua PDK Kaltara, Andra Vitri em keterangan tertulisnya, Sabtu, 6 de junho de 2026.

Nada penolakan serupa juga datang dari wilayah Timur Indonésia. Hari Bariono Ketua PDK Kosgoro 1957 Papua Selatan secara terbuka menyatakan mosi tidak percaya e menolak hasil mubes yang dianggap cacat organisatoris tersebut.

“Banyak mekanisme organisasi yang tidak dijalankan dalam Mubes V kali ini. Semuanya serba pemaksaan kehendak. Kami di daerah merasa sangat dirugikan dengan cara-cara yang tidak sehat ini. Oleh karena itu, kami menyatakan menolak keras Mubes V Kosgoro 1957 tahun 2026”, tegas Ketua Kosgoro Papua Selatan.

Melihat banyaknya kejanggalan, pelanggaran mekanisme, serta tidak adanya transparansi dalam proses persidangan, sejumlah pengurus daerah sepakat menyatakan sikap bersama, yaitu
​menolak secara total pelaksanaan e seluruh hasil dari Mubes V Kosgoro 1957 yang digelar pada tahun 2026 ini.

Mengecam tindakan pemaksaan kehendak e manipulasi jadwal/prosedur sidang yang mencederai nilai-nilai demokrasi di internal Kosgoro 1957.

Meminta Dewan Kehormatan e Majelis Pertimbangan Organisasi para turun tangan menyelamatkan marwah organisasi dari kepentingan oligarki kelompok tertentu.

img_title

MKGR Golkar Gelar Mubes para Pemilihan Ketum Baru, Pendaftaran Dibuka Besok

​Sejumlah PDK menegaskan bahwa Kosgoro 1957 foi uma organização que se tornou uma organização de grande porte e kerakyatan, sehingga segala bentuk kepemimpinan yang dilahirkan dari proses yang cacat prosedur tidak akan pernah memiliki legitimasi yang sah di mata daerah.

Ketua Umum MPN Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno

Japto Soerjosoemarno Tegaskan Komitmen Pemuda Pancasila Jadi Mitra Pemerintah

Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Ormas Pemuda Pancasila (PP) resmi menggelar Musyawarah Besar (Mubes) XI do Hotel Sultan, Jacarta, em 26-28 de outubro de 2025.

img_title

VIVA.co.id

27 de outubro de 2025

Fuente