Minggu, 21 de junho de 2026 – 09:14 WIB
VIVA – Timnas Curaçao menciptakan sejarah com mereaih poin pertamanya di Piala Dunia 2026 melawan Ekuador. Sang kiper, Eloy Room, menciptakan rekor com cerca de 15 kali penyelamatan.
Coreia Selatan Dapat Kabar Baik usai Ditaklukkan Meksiko, Statistik Ungkap Peluang Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
Curaçao foi a estreia de Piala Dunia ini. A última partida foi feita com sucesso entre 1 e 7 de Jerman em parte do jogo.
Di sisi lain, Equador membutuhkan poin demi menjaga peluang lolos. Sebab, mais uma vez, com um placar de 0-1 no Pantai Gading na segunda temporada.
Atualização de transferência de Bursa: Sedang Perkuat Inggris di Piala Dunia 2026, Declan Rice Tiba-Tiba Bertindak Jadi ‘Agen’ Arsenal
O duelo no Arrowhead Stadium, Kansas City em Minggu (21/6/2026) no WIB foi disputado no mesmo mês. O Equador foi mendominasi porque menit pertama dengan sudah melakukan tembakan tepat sasaran di menit ketiga melalui Enner Valencia.
No entanto, Eloy Room sekses menghalau tembakan tersebut. Curaçao membalas melalui Sherel Floranus di menit kedelapan yang tembakannya masih melenceng dari gawang.
Dramático! Jerman Bangkit de Ketertinggalan Kontra Pantai Gading, Deniz Undav Loloskan Der Panzer ke Fase Gugur
Equador kemudian membombardir gawang Curaçao. Namun, upaya de John Yeboah, Pedro Vite, e Gonzalo Plata sekses dihalau oleh Eloy Room e colega de lini pertahanan.
Enner Valencia e Gonzalo Plata menjajal Eloy Room lagi pada menit ke-20 dan 28. Namun, hasilnya lagi-lagi nihil.
Curaçao membalas di menit ke-33 melalui Juninho Bacuna. Namun, tembakannya masih bisa diblokir oleh pertahanan Ekuador.
Sebelum jeda turun minum, kedua tim kembali saling serang. Namun lagi-lagi, upaya Ekuador digagalkan Room selagi Curaçao tak tepat sasaran.
Hingga istirahat, skor 0-0 tetap tidak berubah. Setelah jeda, Equador, fez uma grande mudança com o nome de Kevin Rodriguez.
Mereka langsung menyerang lagi melalui Moises Caicedo pada menit ke-50. No entanto, o Chelsea está no comando do quarto.
Piero Hincapie e Gonzalo Plata podem ser encontrados em uma situação separada, namun berhasil dihalau oleh Curaçao. Mereka menyerang balik, namun berbagai upaya de Leandro Bacuna e Livano Comenencia juga dihalau kiper Ekuador, Hernan Galindez.
Desakan Ekuador fazendo meningkat. Nomeado Eloy Room foi escolhido para ser escolhido por Enner Valencia e Kevin Rodriguez.
Room lagi-lagi membuat frustrasi Ekuador lewat penyelamatannya pada menit ke-72 to menghalau tembakan Nilson Angulo. Sedangkan tandukan Hincapie masih mengudara dari gawangnya.
Halaman Selanjutnya
Dua kali percobaan de Valencia e Pedro Vite lagi-lagi dihalau oleh Room pada menit ke-77 e 80. Kedua tim trocadilho sama-sama berupaya mengubah dimensi permainan melalui pergantian pemain.