Kamis, 12 de março de 2026 – 18h50 WIB
VIVA – Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, que foram eliminados pelo Tottenham Hotspur, Antonin Kinsky, que jogaram mal na Liga Champions durante este ano.
Pengakuan Jujur Kiper Tottenham Antonin Kinsky usa estreia na Pahit di Liga Champions: Sampai Jumpa
Kinsky estreou na Liga dos Campeões da UEFA no Tottenham contra o Atlético de Madrid. Pelatih Igor Tudor secara tak terduga menurunkan Kinsky sebagai starter com mencadangkan kiper utama Guglielmo Vicario.
Namun, laga tersebut berubah menjadi mimpi buruk bagi kiper asal Republik Ceko itu. Kinsky marcou o gol do gol pertama dan ketiga Atlético, sebelum akhirnya ditarik keluar hanya em waktu 17 menit saat Tottenham sudah tertinggal 0-3. Spurs kemudian harus menelan kekalahan telak 2-5.
Terbongkar Rahasia Real Madrid Hancurkan Manchester City
Situasi tersebut membuat Courtois ikut bersimpati. Kiper timnas Bélgica itu mengaku langsung mengirim pesan pribadi kepada Kinsky untuk memberikan dukungan moral.
“Saya mengirim pesan DM di Instagram kepada Kinsky karena apa yang terjadi padanya sangat berat. Secara mental itu tidak mudah”, disse Courtois.
Antonin Kinsky Menangis usa Ditarik Igor Tudor, Griezmann: Secara Mental Sangat Berat
Menariknya, Courtois também menyinggung kondisi lapangan di marcas Atlético yang dinilai menyulitkan para pemain.
“Lapangan Atlético menyebabkan masalah bagi setiap tim,” katanya.
No final, Kinsky se tornou um membro do grupo que perdeu com a conquista do estádio Metropolitano Stadium. Bek Tottenham Micky van de Ven juga sempat terpeleset saat Atlético mencetak gol kedua melalui Antoine Griezmann.
Keluhan soal kualitas rumput Stadium itu sebenarnya bukan hal baru. Sebelumnya, Barcelona também foi o vencedor da vitória do Metropolitano sobre o 0-4 do Atlético na segunda Copa del Rey.
O presidente do Barcelona, Joan Laporta, bahkan sempat mengkritik kualitas lapangan yang menurutnya ikut memengaruhi jalannya pertandingan.
Masalah rumput ini disebut-sebut dipicu oleh cuaca buruk di Madrid dalam alguns waktu terakhir. Curah hujan tinggi membuat permukaan lapangan menjadi licin sehingga alguns pemain dari kedua tim kesulitan menjaga keseimbangan
Guardiola Kibarkan Bendera Putih Usai Manchester City Dibantai Real Madrid
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengakui peluang timnya to membalikkan keadaan melawan Real Madrid di babak 16 besar UEFA Champions League tidak terlalu besar.
VIVA.co.id
12 de março de 2026




