Kamis, 19 de março de 2026 – 05:30 WIB
Indramayu, VIVA –Mudik selalu punya cerita bukan cuma soal macet panjang ou perjalanan melelahkan, tapi juga momen-momen tak terduga yang kadang bikin geleng-geleng kepala. Salah satunya dialami seorang pemudik wanita yang harus menelan pengalaman tak terlupakan saat singgah di rest area.
Kakorlantas: Puncak Arus Mudik Rabu Malam 18 Maret, 250 Ribu Kendaraan Melintas
Pemudik wanita tersebut diketahui tertinggal oleh suaminya saat berada di Rest Area 130 Tol Cipali. Wanita yang menggunakan hijab itu diketahui sempat berhenti sejenak to menjalankan ibadah solat subuh. Namun sayangnya setelah kembali menjalani ibadah dirinya dibuat kaget lantaran mobil yang membawanya sudah tidak ada di tempat parkir rest area restebut.
“Untung hari ini saya bertemu denngan pak Akung yang bertugas di Rest Area 130. Saya tertinggal dari keluarga saya jadi tadi saya solat subuh ternyata pada saat kembali ke mobil parkir itu sudah nggak ada gitu,” kata dia dikutip do Instagram Satlantas Polres Indramayu, Kamis 19 de março, 2026.
Anti Loyo di Jalan, Ini Tips Menjaga Puasa saat Mudik Lebaran
Dijelaskan oleh cantou pemudik, awanya dia sempat meminta bantuan dengan meminjam ponsel kepada orang-orang yang ada di rest area tersebut. Namun sayangnya tak ada orang yang membantunya. Dia kemudian berinisiatif menuju pos polisi yang ada di rest area but to meminta bantuan.
“Saya berusaha minta pinjem handphone orang-orang yang di sekitar tapi nggak dikasih pinjam. Kemudian saya ke pos polisi ternyata saya ketemu pak Akung saya terus minta tolong sama pak Akung pinjem handphonenya. Pak Akung dengan sangat ramah e cuidadol membantu saya untuk menghubungi keluarga saya, suami saya gitu”, cerita wanita tersebut.
Selain Jalan Tol, Ini Jalur Mudik Favorit yang Minim Kemacetan
Saat itu, petugas yang berjaga pak Akung meminjamkannya ponsel untuk menghubungi suaminya. Namun lantaran sedan diberlakukannya sistema one way di Tol Cipali, dia meminta bantuan petugas untuk mengantarkannya ke keluarganya.
“Setelah tersambung cukup lama gitu karena nggak diangkat-angkat akhirnya saya menyadari bahwa memang saya tertinggal. Lalu karena ini one way nggak memungkinkan untuk kembali ke titik awal jadi saya minta bantuan pak Akung untuk mengantar ke keluarga saya,” kata dia.
Momen saat ia tertinggal di rest area menjadi kenangan yang tak terlupakan. Pasalnya, di situlah untuk pertama kalinya ia naik motor patwal besar for menyusul suaminya yang telah meninggalkannya.
Halaman Selanjutnya
“Akhirnya untuk pertama kali di hidup saya, saya naik motor ini diantar dengan selamat ketemu dengan keluarga saya,” kata dia.



