Minggu, 19 de julho de 2026 – 13h21 WIB
Jacarta, VIVA – Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan secara resmi bahwa memulai kembali serangkaian serangan baru Amerika Serikat terhadap Iran saat ini.
Balas Serangan, Irã Bombardir Hanggar Pesawat e Landasan Pacu AS di Yordania e Kuwait
“Hari ini pukul 6 sore ET (Minggu waktu setempat), pasukan AS mulai melancarkan serangan udara baru terhadap Iran atas arahan Panglima Tertinggi,” kata komando tersebut di X, dikutip dari Sputnik, Minggu, 19 de julho de 2026.
“Serangan-serangan ini dirancang untuk semakin melemahkan kemampuan Iran dalam mengancam pelayaran komersial di Selat Hormuz engan cepat menghukum pasukan Garda Revolusi Islam yang melancarkan serangan terhadap anggota milite Amerika di Yordania tadi malam,” imbuh pernyataan itu.
Irã Tegas Tangguhkan Perjanjian Damai usai AS Berulang Kali Langgar Komitmen
Teerã e Washington anunciaram um memorando em 18 de junho, com o retorno para iniciar o conflito e dimulai em 28 de fevereiro.
Namun, militer AS telah melakukan alguns serangan terhadap Irã desde 8 de julho. O CENTCOM mengklaim serangan itu sebagai balasan atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.
Irã Perluas Serangan ke Sekutu AS, Kuwait Jadi Sasaran, Konflik Timur Tengah Kian Memanas
Militer Irã membalasnya com menyerang pangkalan-pangkalan AS de alguns países Timur Tengah. Teerã juga mending Washington melanggar perjanjian gencatan senjata. Em 9 de julho, o presidente AS Donald Trump menyatakan gencatan senjata tersebut tidak lagi berlaku.
Usai Diserang Irã, Kuwait Laporkan Kerusakan Signifikan pada Fasilitas Minyak Utama
Kuwait Petroleum Corporation melaporkan, sebuah fasilitas minyak utama di Kuwait mengalami kerusakan akibat diserang bertubi-tubi oleh Iran pada Sabtu pagi, 18 de julho de 2026.
VIVA.co.id
19 de julho de 2026
