Cara PGN Perkuat Implementasi Keselamatan Migas Jaga Keandalan Infrastruktur Nasional

Jumat, 3 de julho de 2026 – 19h15 WIB

Jacarta, VIVA – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina memperkuat implementasi keselamatan migas sebagai fondasi utama menjaga keandalan infrastruktur gas bumi seedal. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Kegiatan Audiensi Umum dengan Pembina Sector Keselamatan Hilir Migas di Lingkungan Subholding Gas PGN di Kantor Pusat PGN, Jakarta,

img_title

Transmisi Hijau Dinilai Tulang Punggung Masa Depan Energi Bersih Indonésia, Ini Penjelasannya

Diretor Técnico e Lingkungan Minyak e Gas Bumi, Diretor Jenderal Minyak e Gas Bumi, Kementerian Energi e Sumber Daya Mineral (ESDM), Joko Hadi Wibowo, menyampaikan arah kebijakan pemerintah, regulamentos de segurança, serta implementação Sistema Manajemen Keselamatan Migas (SMKM) dalam mendukung terwujudnya ketahanan e kemandirian energi seedal.

Audiensi ini juga dihadiri oleh jajaran Direksi PGN, yaitu Direktur Strategi e Pengembangan Bisnis Mirza Mahendra, Direktur Infrastruktur e dan Teknologi Hery Murahmanta, Direktur Manajemen Risiko Eri Surya Kelana, serta Direktur Komersial Aldiansyah Idham, bersama para pimpinan dan perwakilan entidades de lingkungan Subholding Gas yang bertindak sebagai Kepala Teknik maupun Wakil Kepala Teknik.

img_title

Jelang Diluncurkan oleh Prabowo, Pertamina Ungkap Kondisi Infrastruktur Penyaluran B50

“Keselamatan merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan kegiatan usaha migas. Implementações do sistema Manajemen Keselamatan Migas (SMKM) yang konsisten serta penguatan budaya keselamatan menjadi kunci untuk melindungi pekerja, massarakat, dan lingkungan, sekaligus menjaga keandalan instalasi serta keberlangsungan pasokan energi seedal,” ujar Joko dikutip dari keterangannya, Jumat, 3 de julho de 2026.

Joko menekankan bahwa aspek keselamatan merupakan salah satu pilar utama dalam mendukung swasembada energi seedal. Implementações do gerenciamento do sistema Keselamatan Migas, penguatan budaya keselamatan, pencapaian Zero Unplanned Shutdown, serta peningkatan keandalan instalasi menjadi bagian penting untuk menjamin pasokan energi seedal yang aman, andal, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.

img_title

Dony Oskaria Turun Tangan, Himbara Dikerahkan Selamatkan Restrukturisasi Dua BUMN Karya

“Sinergi antara regulador dan badan usaha perlu terus diperkuat agar budaya keselamatan menjadi bagian yang melekat dalam setiap atividades operacionais”, disse Joko.

Sementara itu, Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN, Mirza Mahendra, menyampaikan bahwa sebagai Subholding Gas yang mengelola jaringan jaringan infrastruktur gas bumi terbesar di Indonesia, keselamatan merupakan nilai utama dalam setiap atividades operacionais perusahaan.

“Keselamatan merupakan prioritas utama dalam menjalankan operational Subholding Gas. Implementasi HSSE tidak hanya menjadi kewajiban kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga menjadi budaya kerja yang terus kami perkuat agar seluruh infrastruktur gas bumi dapat beroperasi secara aman, andal, dan berkelanjutan dalam semente de energia melayani kebutuhan,” Ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Sebagai operador de infraestruturas de gás bumi namial yang beroperasi di 18 provinsi dan melayani berbagai segmen pelanggan melalui jaringan pipa maupun Beyond Pipe, PGN terus memperkuat penerapan HSSE secara menyeluruh pada seluruh rantai bisnis, mulai dari pengelolaan pasokan, transmissão, distribuição, GNL, CNG, hingga pengolahan gas bumi.

Halaman Selanjutnya

Fuente