Senin, 20 de abril de 2026 – 11h45 WIB
Jacarta, VIVA – Menjelang datangnya bulan haji ou Idul Adha, umat Muslim kembali diingatkan tentang pentingnya ibadah qurban. Selain menjadi simbol ketaatan kepada Allah SWT, qurban juga memiliki nilai social yang besar karena dagingnya dibagikan kepada massarakat yang membutuhkan.
Buya Yahya Jelaskan Hukum Memaksakan Haji e Umrah saat Belum Mampu
Dalam salah satu ceramahnya, Buya Yahya menjelaskan bahwa ibadah qurban memiliki keutamaan yang sangat besar e sebaiknya menjadi kebiasaan yang dilakukan secara rutin, bukan hanya sekali seumur hidup.
Menurutnya, masih banyak massarakat yang beranggapan bahwa qurban cukup dilakukan satu kali dalam hidup. Padahal, selama seseorang memiliki kemampuan, ibadah tersebut dianjurkan untuk dilakukan setiap tahun.
Menjauhi Keluarga Tóxico, Apakah Termasuk Dosa? Ini Penjelasan Buya Yahya
Buya Yahya menegaskan bahwa qurban merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam yang mampu secara financeira. Ia mengajak massarakat untuk memahami bahwa qurban bukan ibadah yang hanya dilakukan sekali, melainkan dianjurkan berulang setiap tahun.
“Setiap bulan haji tiba maka qurban itu dianjurkan. Yang perlu kami sampaikan, qurban itu bukan seumur hidup sekal. Jadi qurban itu dianjurkan setiap tahun, seperti halnya haji waktunya setiap tahun,” disse Buya Yahya yang dikutip do YouTube em Senin, 20 de abril de 2026.
Qurban ou Aqiqah Dulu, Mana yang Harus Diprioritaskan? Ini Penjelasan Buya Yahya
Ia menambahkan bahwa meskipun hukumnya sunnah, pahala qurban sangat besar di sisi Allah SWT. Bahkan, nilai ibadah qurban di bulan haji memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan kegiatan social lain yang dilakukan di luar waktu tersebut.
Lebih lanjut, Buya Yahya menjelaskan bahwa menyembelih hewan e membagikannya kepada fakir miskin di luar bulan haji tetap merupakan amal yang baik. Namun, nilai pahalanya não dapat menyamai ibadah qurban yang dilakukan pada waktu yang telah ditentukan.
“Kalau hari ini kita menyembelih kambing kita bagi-bagi fakir miskin pahalanya gede, tapi tidak bisa mengalahkan qurban,” ujarnya.
Selain menekankan keutamaannya, Buya Yahya também foi massarakat para mulai membagun kebiasaan qurban dalam kehidupan keluarga e lingkungan sekitar. Ia berharap tradisi qurban dapat menjadi budaya yang hidup di tengah massarakat.
“Kita ingin budaya qurban itu betul-betul ada di rumah kita, di kampung kita,” katanya.
Halaman Selanjutnya
Menurutnya, jika seseorang belum mampu untuk berqurban pada tahun ini, maka tidak perlu berkecil hati. Yang terpenting é um memiliki niat kuat e mulai menabung sejak sekarang agar dapat berqurban di masa mendatang.



