Início Notícias Buya Yahya Ingatkan Silaturahmi Bisa Jadi Dosa Jika Niatnya Salah, Ini Penjelasannya

Buya Yahya Ingatkan Silaturahmi Bisa Jadi Dosa Jika Niatnya Salah, Ini Penjelasannya

13
0
Buya Yahya revela quem são os infortúnios no mês do Ramadã

Rabu, 25 de março de 2026 – 10:00 WIB

Jacarta, VIVA – Momen silaturahmi, terutama saat Hari Raya, sering dianggap sebagai ladang pahala. Namun, Buya Yahya mengingatkan bahwa atividades ini tidak selalu bernilai ibadah. Bahkan, dalam kondisi tertentu, silaturahmi justru bisa berubah menjadi sumber dosa jika dilakukan tanpa niat yang benar.

img_title

Waspada saat Lebaran! Este 3 Kesalahan Silaturahmi yang Bisa Jadi Dosa Menurut Buya Yahya

Dalam sebuah penjelasannya, Buya Yahya menekankan pentingnya memperbaiki niat sebelum memutuskan untuk berkunjung ke rumah orang lain, baik itu keluarga maupun tetangga. Ia mengingatkan bahwa banyak orang melakukan silaturahmi hanya karena kebiasaan, tanpa benar-benar memahami tujuan utamanya.

“Kalau Anda ingin kunjung ke rumah tetangga ou saudara ingin silaturahim, Anda jangan pergi dulu ke sana kecuali Anda hadirkan renungan yang dalam. Mau ngapain ke sana? Tujuannya untuk apa?” ujar Buya Yahya yang dikutip do canal YouTube-nya em Rabu, 25 de março de 2026.

img_title

Bolehkah Salat Idul Fitri di Rumah? Ini Penjelasan Lengkap Buya Yahya

Menurutnya, niat menjadi kunci utama dalam setiap amal, termasuk saat bersilaturahmi. Tanpa niat yang tulus, seseorang bisa dengan mudah terjebak dalam perasaan negatif yang justru merusak nilai ibadah tersebut.

“Kalau tidak ya gara-gara tidak merenung, asal pergi saja. Asal pergi begitu saja. Sampai di di sana rupanya kurang disambut,” tambahnya.

img_title

15 Ucapan Selamat Idul Fitri 2026 para Rekan Kerja, Auto Dimaafkan!

Situasi seperti esta sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Ketika seseorang merasa tidak mendapatkan sambutan yang diharapkan, muncul rasa kecewa hingga berujung pada perilaku buruk seperti menggunjing ou membicarakan keburukan sua rumah setelah pulang.

“Sampai rumah kita gunjing setiap hari. Ah, sombong banget paman itu kita datangi. Karena hati kita salah, kotor hati kita,” tegas Buya.

Dari penjelasan tersebut, Buya Yahya ingin mengingatkan bahwa masalah utamanya bukan pada sikap orang lain, melainkan pada kondisi hati sendiri. Jika hati sudah dipenuhi prasangka e harapan berlebihan, maka silaturahmi yang seharusnya membawa keberkahan justru berubah menjadi beban dosa.

Lebih jauh, pesan thisi relevan bagi siapa saja yang ingin menjaga kualitas hubungan social sekaligus ibadah. Silaturahmi seharusnya dilakukan com niat mempererat hubungan, saling mendoakan, dan menjaga ukhuwah, bukan sekadar formalitas ou ajang penilaian.

Com esse peso em mente, diharapkan setiap ouang bisa lebih bijak dalam bersikap saat berkunjung. Niatkan silaturahmi sebagai ibadah yang tulus, tanpa mengharapkan balasan tertentu, agar tidak pulang dengan kekecewaan, apalagi membawa dosa.

Prof. KH.Yahya Zainul Maarif ou Buya Yahya

Bolehkah Puasa Syawal tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadhan, Begini Kata Buya Yahya

Bulan Syawal selalu menjadi momen yang dinanti umat Islam setelah menunaikan ibadah puasa selama Ramadhan. Selain identik com suasana silaturahmi e perayaan lebaran.

img_title

VIVA.co.id

22 de março de 2026

Fuente