Selasa, 7 de julho de 2026 – 23h17 WIB
Jacarta, VIVA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meduga Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) não-ativo Suhardiman Amby “memalak” com cara mengumpulkan sejumlah uang dari 914 petani para melepas dentro de cerca de 1.800 hectares kawasan hutan.
Menhut: Hutan Jadi Novo Motor de Crescimento Verde, Pembangunan e Kelestarian Harus Berjalan Seiring
“Diduga bahwa Bupati ini mengumpulkan sejumlah uang dari 914 anggota KUD (Koperasi Unit Desa) para pengurusan pelepasan izin kawasan hutan. Keterangan awal yang kami dapatkan seluas 1.828 hectares,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jacarta, Selasa.
Budi mengatakan yang foi dikumpulkan tersebut kemudian ditukarkan menjadi dólar Singapura.
Kepala-Waka BGN Sambangi KPK, Ada Apa?
“Uang-uang yang dikumpulkan kemudian diduga dikonversi dalam bentuk dolar Singapura,” katanya.
Oleh sebab itu, dia mengatakan penyidik KPK membutuhkan bukti-bukti tambahan terkait com o pengumpulan uang dari para petani para Suhardiman Amby.
KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Ajudan Pangdam, Keterangan Dibutuhkan Telusuri Dugaan Aliran Uang
Sebelumnya, KPK iniciou operações em Kabupaten Kuantan Singingi e Jacarta em 29 de junho de 2026 com 10 horas. A operação foi concluída em OTT ke-14 e lançada em KPK até 2026.
Suhardiman Amby e Sekretaris Daerah Kuansing Zulkarnain foram nomeados para KPK em 30 de junho de 2026.
Em 1º de julho de 2026, KPK nomeou Suhardiman, Zulkarnain, e Direktur Utama PT Mitra Consultor Ideal Ardiles sebagai tersangka dugaan suap terkait jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.
Selain dugaan suap, KPK juga menduga Suhardiman menerima gratifikasi terkait pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas.
Usai namanya terseret em perkara itu, Menteri Kehutanan Raja Juli em 3 de julho de 2026 menjelaskan bahwa saat menerima audiensi Suhardiman em 2 de junho de 2026, kepala daerah tersebut meninggalkan sebuah amplop yang tertutup map.
Menurut Raja Juli, dirinya baru menyadari keberadaan amplop itu setelah Suhardiman meninggalkan ruangan. Dia kemudian memerintahkan ajudannya to mengembalikan widep tersebut tanpa mengetahui isi di dalamnya.
Raja Juli mengatakan pengembalian amplamente dilakukan em 12 de junho de 2026 após a semana sempat tertunda karena kendala jadwal. Amplop itu dikembalikan kepada Suhardiman melalui ajudannya di Kabupaten Kuantan Singingi.
Em 3 de julho de 2026, Raja Juli também pode ser recompensado com sucesso através do KPK. (Formiga)
KPK Duga Amplop Bupati Kuansing Nonaktif Suhardiman Amby para Menhut Raja Juli Berisi Dólar Singapura
Menhut Raja Juli menjelaskan bahwa saat menerima audiensi Suhardiman em 2 de junho de 2026, kepala daerah tersebut meninggalkan sebuah amplop yang tertutup map.
VIVA.co.id
7 de julho de 2026
