Início Notícias Bupati Cilacap Kumpulkan Rp515 Juta buat THR Polisi hingga Jaksa

Bupati Cilacap Kumpulkan Rp515 Juta buat THR Polisi hingga Jaksa

11
0
Bupati Cilacap Kumpulkan Rp515 Juta buat THR Polisi hingga Jaksa

Minggu, 15 de março de 2026 – 07:53 WIB

Jacarta, VIVA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman membutuhkan uang hingga Rp515 juta para membros tunjangan hari raya (THR) Kepada forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) di lingkungan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, seperti polisi hingga jaksa.

img_title

KPK Sita Uang Rp 610 Juta Diduga Hasil Bupati Cilacap Peras Satker Buat THR

“Jumlahnya setelah dihitung itu kira-kira membutuhkan sekitar Rp515 juta,” ujar Deputi Penindakan e Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu de Gedung Merah Putih KPK, Jacarta, Sabtu, 14 de março de 2026.

Asep menjelaskan angka tersebut ditentukan oleh Sekretaris Daerah Cilacap Sadmoko Danardono bersama dengan Asisten I Sekretariat Daerah Cilacap Sumbowo, Asisten II Setda Cilacap Ferry Adhi Dharma, serta Asisten III Setda Cilacap Budi Santoso.

img_title

Bupati e Sekda Cilacap Jadi Tersangka Pemerasan para THR

Sementara itu, dia mengatakan mereka menentukan angka tersebut karena sebelumnya Syamsul Auliya memerintahkan Sadmoko Danardono para mengumpulkan uang THR.

“Bupati Cilacap dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/ 2026 Masehi, memerintahkan SAD selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap para mengumpulkan uang dalam rangka memenuhi kebutuhan THR para pribadi dan pihak-pihak externo. forkopimda ou fórum koordinasi pimpinan daerah di lingkungan Pemkab Cilacap,” katanya.

img_title

KPK: Kepala Daerah Tidak Wajib Beri THR kepada Pihak Eksternal

Sebelumnya, em 13 de março de 2026, KPK iniciou a operação durante o ano de 2026, segundo o mês do Ramadã.

OTT tersebut menangkap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman e 26 orang lainnya, serta menyita uang tunai dalam bentuk rupia.

Selain itu, KPK mengatakan OTT tersebut berkaitan dengan penerimaan atas proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Em 14 de março de 2026, KPK anunciou Syamsul Auliya Rachman (AUL) e Sekretaris Daerah Cilacap Sadmoko Danardoo (SAD) sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan e penerimaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, tahun anggaran 2025-2026. (Formiga)

Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman keluar dari Gedung Satreskrim Polresta Banyumas

Bupati Cilacap Diduga Peras Satker Buat THR Sejak Lebaran 2025

KPK nomeou Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman e Sekda Cilacap Sadmoko Danardono sebagai tersangka pemerasan kepada satker para kebutuhan THR.

img_title

VIVA.co.id

15 de março de 2026

Fuente