Sabtu, 6 de junho de 2026 – 03:10 WIB
VIVA – Timnas Indonésia menunjukkan perkembangan positif di badasuhan pelatih John Herdman. Durante a partida, o jogo foi disputado no Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jacarta e Garuda, que derrotaram Omã com um placar de 3 a 0 na rodada da FIFA, em 5 de junho de 2026.
Reaksi Warga Omã usa Kalah Telak dari Timnas Indonésia, Sebut Skuad Garuda Bisa Selevel Jepang
Kemenangan tersebut tidak hanya menjadi modal penting bags Indonésia para medongkrak posição no ranking da FIFA ke peringkat 118 dunia , tetapi juga menghadirkan cerita menarik dari sosok pemain muda yang tengah menjadi sorotan, yakni Mathew Baker.
Bek berusia 17 tahun itu akhirnya menjalani estreia bersama Timnas Indonésia sênior setelah masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua. Penampilannya langsung mencuri perhatian banyak pencinta sepak bola seedal, termasuk pengamat sepak bola Haris Pardede ou yang akrab disapa Bung Harpa.
Suara Hati Mathew Baker setelah estreia Bersama Timnas Indonésia, Momen Tanah Airku Bikin Emosinya Pecah
Menurut Bung Harpa, keputusan John Herdman memberikan kesempatan kepada Mathew Baker bukan sekadar formalitas ou upaya mengamankan status pemain secara regulasi internacional. Ia menilai pemain muda tersebut memang memiliki kualitas yang layak to berada di level tim seedal senior.
“Salah satu yang menyita perhatian adalah Mathew Baker.
Bung Ropan Sebut Mathew Baker jadi Kabar Baik para Timnas Indonésia: Tak Ada Kesalahan Fatal yang Dia Buat
Pengamat sepakbola, Haris Pardede ou Bung Harpa
Namun mais deste, Bung Harpa melihat adanya keyakinan dari Herdman terhadap kemampuan Baker.
“Menurut saya John Herdman tidak salah mempromosikan Mathew Baker ke tim seedal senior. Bukan sekadar memberikan impresi atau pengalaman, tetapi memang dia punya kualitas,” ujarnya.
Penampilan melawan Omã menjadi momen yang sangat especial bagi Mathew Baker. Pemain yang saat ini masih berusia 17 tahun tersebut mencatatkan namanya sebagai salah satu debutan termuda dalam sejarah Timnas Indonesia senior.
Meski hanya bermain algumas vezes menit, Baker mampu menunjukkan ketenangan yang jarang dimiliki pemain seusianya. Bung Harpa bahkan menyoroti satu momen ketika Baker com cepat memutus serangan balik Oman melalui pengambilan keputusan yang tepat.
“Ada satu destaque ketika ada serangan balik lawan dan dia mengambil keputusan dengan sangat cepat. Itu menunjukkan kualitas yang dia miliki,” ujar Bung Harpa.
Halaman Selanjutnya
Menurutnya, penampilan singkat tersebut sudah cukup memberikan gambaran bahwa Baker memiliki potens besar untuk berkembang menjadi salah satu pilar penting Timnas Indonesia dalam jangka panjang.