Rabu, 17 de junho de 2026 – 04:10 WIB
Jacarta, VIVA – Konflik antara Ruben Onsu e Sarwendah masih menjadi salah satu isu yang paling banyak menyita perhatian publiclik. Setelah rumah tangga keduanya diterpa berbagai persoalan, polêmica tersebut kini berkembang menjadi saling sindir e buka suara di ruang publiclik. Situasi este trocadilho memancing beragam reaksi dari orang-orang terdekat mereka.
Sarwendah Alami Penurunan Berat Badan di Tengah Berbagai Ujian, Begini Penjelasan Medisnya
Di tengah memanasnya konflik, nome Betrand Peto ou yang akrab disapa Onyo justru menjadi sosok yang dinilai paling merasakan dampaknya. Sebagai putra angkat yang memiliki kedekatan emocionalngan Ruben maupun Sarwendah, Onyo berada di posisi yang nada mudah. Ia bahkan alguns kali meluapkan perasaannya secara terbuka melalui wawancara maupun media social.
Bukan hanya membela Ruben Onsu, penyanyi muda tersebut juga mengungkapkan berbagai kekecewaan yang selama ini ia pendam. Berikut algumas vezes mengapa Betrand Peto disebut sebagai sosok yang paling terluka no conflito Ruben Onsu e Sarwendah.
Lama Gak Ketemu Sampai Ngerasa Asing, Ini yang Pengen Dilakukan Ruben Onsu Bareng Kedua Putrinya
1. Merasa Ayah yang Dihormatinya Direndahkan
Betrand Peto secara terbuka menunjukkan pembelaannya kepada Ruben Onsu setelah mendengar berbagai tudingan yang ditujukan kepada cantou ayah. Com nada emocional, eu menegaskan bahwa sosok Ruben yang dikenalnya sangat berbeda de anggapan sebagian orang.
Ruben Onsu e Sarwendah Siap Gelar Pertemuan Tertutup, Benarkah Konflik Keduanya Mulai Mereda?
“Ayahku bukan anjing, ayahku bukan bencong,” ucap Betrand Peto, mengutip tayangan YouTube.
Ucapan tersebut menggambarkan betapa besar rasa sakit hati yang dirasakan Onyo ketika melihat figur ayah yang selama ini ia hormati menjadi bahan pembicaraan publiclik.
2. Menilai Publik Salah Memahami Karakter Ruben
Menurut Betrand, banyak orang gagal membedakan karakter Ruben Onsu sebagai entertainment with kepribadiannaa di kehidupan nyata. Eu menjelaskan bahwa gaya humor maupun expressi yang sering ditampilkan Ruben hanyalah bagian dari tuntutan pekerjaan di dunia hiburan.
“Karena kerja di dunia entertainment, kita tidak bisa setiap hari tampil (serius). Karakter yang dianggap seperti ‘bencong’ itu kan hanya tuntutan peran di TV, karakter lucu-lucuan saja,” disse Betrand.
Ia kembali menegaskan bahwa publick sebenarnya sudah memahami karakter Ruben sebagai sosok yang kerap melucu demi menghibur penonton.
“Semua orang juga tahu karakter Ayah di dunia hiburan, tidak perlu dipertanyakan lagi, apalagi kalau dia sedang melucu,” ujarnya.
Halaman Selanjutnya
3. Ikut Terlibat dalam Polêmica com Karyawan Sarwendah