Rabu, 18 de março de 2026 – 15:00 WIB
Jacarta, VIVA – Komposisi staf pelatih Timnas Indonesia memasuki babak baru setelah ditangani pelatih asal Inggris, John Herdman. A estrutura tim kepelatihan yang dibentuk Herdman sejauh ini terlihat lebih ramping dibandingkan era dua pelatih sebelumnya, yakni Shin Tae-yong (STY) e Patrick Kluivert.
Ada yang Aneh em Pemanggilan Timnas Indonésia, Ternyata Ada Obrolan John Herdman com Pemain Ini
Perbedaan tersebut cukup mencolok. Raina masa Shin Tae-yong maupun Patrick Kluivert, jumlah staf pelatih Timnas Indonésia terbilang banyak com berbagai especiais de sete dias. Sementara di era Herdman, jajaran staf yang diumumkan masih relatif sedikit.
Terbaru, Herdman resmi membawa pelatih asal Inggris, Simon Grayson, para fornecer assistência ao esquadrão Garuda. Kehadiran Grayson melengkapi tim kepelatihan yang sebelumnya sudah dihuni sejumlah nama dari dalam e dan luar negeri.
Kabar Baik Timnas Indonésia! Eks Pemain Barcelona Ini Siap Jadi Solusi Thom Haye yang Absen na FIFA Series 2026
Meski demikian, jumlah staf yang lebih ramping bukan berarti Herdman kekurangan tenaga pendukung. Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, menjelaskan bahwa pelatih berusia 49 tahun tersebut memang belum mengajukan banyak nama untuk masuk ke dalam timnya.
“Kemarin saya juga meet dengan John. Kami diskusi soal itu (asisten pelatih), tetapi ini awal. Kalau kami lihat perkembangan ke depannya, kemungkinan pasti ada,” ujar Sumardji seperti dikutip tvOne.
Bung Ropan Bongkar Sikap John Herdman e Tak Pernah Dilakukan Pelatih Timnas Sebelumnya
A tentativa de John Herdman de ajudar a equipe a aumentar o número de pessoas com um ataque pendekatan. Mantan pelatih Timnas Canada tersebut memilih untuk memulai dengan tim kecil terlebih dahulu sebelum memperluasstruktur kepelatihan.
Pendekatan ini memungkinkan Herdman menilai langsung kebutuhan tim seedal sebelum menambah bar staff. Apalagi, Timnas Indonésia akan menghadapi jadwal padat dalam alguns tahun ke depan.
Sejumlah agenda besar sudah menanti skuad Garuda, mulai dari Piala AFF 2026, Piala Asia 2027, hingga Kualifikasi Piala Dunia 2030. Dengan kalender yang padat tersebut, kemungkinan penambahan staf tetap terbuka.
Perpaduan Pelatih Asing e Lokal
Meski jumlahnya tidak banyak, staf yang dipilih Herdman mencerminkan kombinasi antara pelatih asing berpengalaman dan pelatih Lokal yang memahami karakter sepak bola Indonésia.
Kehadiran Nova Arianto misalnya, menjadi jembatan penting bagi Herdman untuk memahami dinamika interno Timnas Indonésia. Nova merupakan sosok yang sudah lama berada di lingkungan tim seedal.
Halaman Selanjutnya
Ia pernah menjadi asisten pelatih di era Shin Tae-yong sejak 2019 hingga 2024, lalu kembali dipercaya pada masa Patrick Kluivert em 2025. Pengalamannya dinilai sangat membantu proses adaptási pelatih baru.



