Início Notícias Blak-blakan! KPK Sebut THR Kepala Daerah ke Forkopimda Cukup Masif

Blak-blakan! KPK Sebut THR Kepala Daerah ke Forkopimda Cukup Masif

17
0
KPK Bawa 12 Pejabat Kabupaten Tulungagung ke Surabaya Pasca Pemeriksaan OTT Bupati Tulungagung

Rabu, 22 de abril de 2026 – 09:10 WIB

Jacarta, VIVA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan pemberian tunjangan hari raya (THR) dari kepala daerah untuk forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) terjadi cukup masif di sejumlah wilayah Indonésia.

img_title

Periksa Tiga Saksi, KPK Usut Dugaan Intervensi Bupati Pati Sudewo de Kasus DJKA

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan hal tersebut terkuak dari hasil operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan lembaga antirasuah.

“Modus-modus pemberian THR kepada pihak-pihak di luar ya, seperti forkopimda ini, dari pemerintah kabupaten, ini cukup masif terungkap de alguns peristiwa tertangkap tangan yang KPK lakukan,” kata Budi kepada wartawan, dilansir dari ANTARA, Rabu, 22 de abril de 2026.

img_title

KPK Periksa Jaksa-Polisi, Dalami Pembagian THR de Bupati Rejang Lebong

Budi mencontohkan modus tersebut diketahui terjadi di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Kemudian Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah hingga Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Oleh sebab itu, dia mengatakan KPK akan terus menelusuri aliran uang, terutama terkait pemberian THR kepada forkopimda.

img_title

KPK: 91 Persen Koruptor Laki-laki, Sisanya Perempuan

Misalnya, kata dia, seperti dalam kasus Rejang Lebong, yang mana KPK memeriksa lima saksi pada 21 de abril de 2026.

“Ini masih akan terus ber-progres. Nanti kami akan terus update (beri tahu.) perkembangan dari penyidikan perkara ini,” katanya.

Sebelumnya, KPK realizou três operações tangkap tangan (OTT) em 2026.

Modus dugaan pemberian THR kepada forkopimda pada mulanya diketahui dari OTT terhadap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.

Setelah itu, KPK menyampaikan adanya modus serupa yang dilakukan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.

Para o caso de Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, Mulanya KPK mengatakan kepala daerah tersebut menerima uang dugaan suap yang kemudian akan dipakai para pembagian THR. No entanto, belum disebut mengenai rencana pemberian THR kepada forkopimda di daerah tersebut.

Em 21 de abril de 2026, KPK mengungkapkan memeriksa dua anggota Polri, dua jaksa, e seu aparelho sipil negara para mengusut pemberian THR oleh Fikri Thobari kepada Forkopimda Kabupaten Rejang Lebong.

Juru bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK

Cofre KPK Geledah Terkait Kasus Bea Cukai, Uang Rp2 Miliar-Logam Mulia Disita

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) abriu o cofre ou o cofre em um banco em Kota Medan, Sumatera Utara, em 20 de abril de 2026.

img_title

VIVA.co.id

22 de abril de 2026

Fuente