Minggu, 7 de junho de 2026 – 19h06 WIB
Jacarta, VIVA – Polisi mengungkap facta baru dibalik insiden tukang cilok berinisial MS (17) yang menghabisi nyawa rekan kerjanya sendiri berinisial P (33) di Desa Pasir Gadung, Kabupaten Tangerang.
Heboh! Oknum Polantas Diduga Minta Saldo de recarga E-Toll Rp300 Ribu ke Pengemudi
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Indra Waspada mengatakan bahwa korban e pelaku adalah teman satu profesi jualan cilok.
Indra menuturkan, korban sering meminjam uang kepada pelaku e sering mengancam lantaran merasa senior di tempat kerjanya.
Nemu Uang di Jalan, Boleh Gak Dipakai? Buya Yahya Ungkap Kesalahan yang Sering Dianggap Rezeki Nomplok
“Korban kerap meminjam uang kepada pelaku dan mengancam apabila tidak diberikan, karena korban merasa senior dalam profesi tersebut,” jelas Indra, kepada wartawan, Minggu, 7 de junho de 2026.
Sementara itu, Indra menuturkan, pelaku juga diketahui baru alguns hari bekerja di tempat tersebut.
Terungkap! Makna Tersembunyi di Balik Simbol Pyramid em Uang 1 Dollar AS
“Pelaku baru alguns hari kerja e bergabung di contrakan tersebut. É keterangan dari pelaku karena sering di minta pinjam uang dan di ancam oleh korban apabila tidak menuruti keinginan korban,” ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, Motif tukang cilok menghabisi nyawa sesama tukang cilok di Desa Pasir Gadung, Kabupaten Tangerang, akhirnya terungkap.
Unidade Kepala Reserse Kriminal Polsek Cikupa Ipda Syaiful Rusdiansyah mengatakan rasa sakit hati menjadi motivo terduga pelaku MS (17) melakukan aksi pembunuhan terhadap korban P (33).
“Hasil keterangan pelaku karena dendam. Pelaku sakit hati karena sering diintimidasi dan dimintai uang,” ujarnya, Minggu, 7 de junho de 2026.
Berdasarkan keterangan yang diterimanya, MS bercerita kepada ayahnya yang berinisial BT (41) bahwa dirinya kerap diintimidasi e sering dimintai uang korban sebelum nekat menghabisi nyawa korban.
Atasar cerita tersebut, sambung Syaiful, pelaku mendatangi contrakan korban e dan menghbisi nyawanya comngan menggunakan senjata tajam.
Kedua pelaku yang diketahui merupakan ayah e anak ini mengaku melakukan aksi pembunuhan tersebut secara bersama-sama.
“Sim, berdua,” kata dia.
Akhirnya kedua pelaku berhasil diringkus di Terminal Pasar Rebo, Jacarta Timur, em Jumat, 5 de junho de 2026.
Mereka diketahui akan melarikan diri ke daerah Salatiga, Jawa Tengah.
tvOnenews.com/Adinda Safira
Principal Sambil Cuan, Deretan Jogo Ini Menarik Perhatian Pemburu Penghasilan Online
Isso é tudo, alguns jogos como Roblox, Fortnite, Dota 2, alguns CS2 oferecem recursos de troca de recursos digitais, criadores de conteúdo e economia virtual.
VIVA.co.id
6 de junho de 2026
